Abstrak
ABSTRAK Skrpsi ini berjudul “Analisis Strategi Promosi Destinasi Wisata Taman Panorama Lubang Jepang” yang disusun oleh Anisa Yunia Putri dengan Nim 3522018, Program Studi Pariwisata Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Tahun 2026.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fluktuasi dan penurunan jumlah kunjungan wisatawan dalam lima tahun terakhir (2021-2025), rendahnya capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor retribusi daerah yang hanya mencapai 54,18% pada tahun 2023, serta belum optimalnya pemanfaatan media digital dalam kegiatan promosi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap 23 wisatawan dan 2 pengelola, observasi langsung di lokasi, serta dokumentasi. Analisis data menggunakan model AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) sebagai kerangka analisis untuk mengevaluasi strategi promosi yang telah diterapkan dan merumuskan rekomendasi strategi yang lebih efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi promosi yang dijalankan untuk Taman Panorama Lubang Jepang masih belum berjalan secara optimal. Mayoritas wisatawan mengenal destinasi melalui konten buatan pengguna (user generated content) di media sosial, bukan dari konten resmi pengelola. Konten promosi resmi masih didominasi foto statis tanpa caption informatif, belum memanfaatkan video pendek, kurang optimal dalam penggunaan hashtag, dan tidak memiliki Call to Action yang jelas. Pengelolaan media sosial dilakukan tanpa tenaga khusus, tanpa jadwal unggahan konsisten, dan tanpa tim kreatif. Informasi harga tiket dan paket kunjungan jarang dipromosikan sejak awal, belum ada program sistematis untuk mengumpulkan testimoni, serta belum ada alokasi anggaran untuk iklan berbayar dan kolaborasi dengan content creator. Penelitian ini merekomendasikan strategi promosi komprehensif yang mencakup optimalisasi konten video pendek di Instagram Reels dan TikTok, pengembangan konten storytelling berbasis sejarah, pemanfaatan momen hari-hari bersejarah nasional, program pengumpulan dan penampilan testimoni, kolaborasi dengan influencer dan content creator, penyediaan Call to Action yang jelas, pengembangan platform pemesanan online, penguatan sumber daya manusia pemasaran digital, alokasi anggaran promosi, serta penguatan kolaborasi dengan agen wisata, platform daring, komunitas, dan institusi pendidikan. Pengelola juga disarankan berinovasi dalam teknologi dan pengalaman wisata seperti QR Code informasi sejarah, tur virtual 360 derajat, paket wisata tematik, dan fasilitas pendukung yang menarik. Kata Kunci: Strategi Promosi, Destinasi Wisata, Taman Panorama Lubang Jepang, AIDA, Pariwisata Sejarah