Abstrak
Skripsi ini ditulis oleh Nabilla Siti Rahmah NIM: 3422092 yang berjudul “Pengaruh Pengungkapan ESG, Pertumbuhan Penjualan, dan Leverage terhadap Nilai Perusahaan: Studi Empiris pada Perusahaan High Profile Industry yang Terdaftar di BEI Tahun 2021–2024” program studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi atas bimbingan Ibu Gusrianti, S. Pd., M.S.Ak. Nilai perusahaan merupakan persepsi investor terhadap kinerja dan prospek perusahaan yang sangat krusial dalam menarik minat investasi. Namun, kondisi pasar pasca-pandemi menunjukkan fenomena di mana mayoritas perusahaan high profile industry masih memiliki nilai perusahaan yang relatif rendah (Tobin's Q 1) meskipun menunjukkan perbaikan kinerja maupun pengungkapan keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan Environmental, Social, and Governance (ESG), pertumbuhan penjualan, dan leverage terhadap nilai perusahaan pada perusahaan high profile industry yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024. Penelitian ini menggunakan Signaling Theory, Stakeholder Theory, dan Trade-Off Theory sebagai landasan teoritis dalam menjelaskan pengaruh kinerja keberlanjutan dan keuangan terhadap nilai perusahaan. Nilai perusahaan diproksikan menggunakan rasio Tobin's Q. Pengungkapan ESG diukur menggunakan indeks pengungkapan berdasarkan indikator GRI Standards 2021, pertumbuhan penjualan yang dihitung dari selisih penjualan periode berjalan dengan periode sebelumnya dibagi penjualan periode sebelumnya, dan leverage diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 92 perusahaan dengan 368 observasi selama periode penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan program EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel pengungkapan ESG tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, pertumbuhan penjualan berpengaruh terhadap nilai perusahaan, dan leverage tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Secara simultan, variabel pengungkapan ESG, pertumbuhan penjualan, dan leverage berpengaruh secara bersama-sama terhadap nilai perusahaan pada perusahaan high profile industry. Temuan penelitian ini mengonfirmasi bahwa keterbukaan informasi keberlanjutan, efisiensi operasional penjualan, serta pengelolaan struktur modal yang optimal menjadi sinyal positif yang dipertimbangkan oleh investor dalam menilai prospek perusahaan.