Abstrak
Skripsi ini ditulis oleh Shelvi Nessya Adlin NIM: 3422124 yang berjudul “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Kecurangan Pelaporan Keuangan Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di BEI Periode 2020-2024” program studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi atas bimbingan Ibu Gusrianti, S.Pd., M.S.Ak. Kecurangan pelaporan keuangan merupakan tindakan penyajian laporan keuangan yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya sehingga dapat merugikan investor, kreditur, maupun pemangku kepentingan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stabilitas keuangan, sifat industri, pergantian auditor, indeks pendidikan CEO, dan pengawasan yang tidak efektif terhadap kecurangan pelaporan keuangan pada perusahaan manufaktur sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan Agency Theory dan Fraud Diamond Theory sebagai landasan teoritis dalam menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya kecurangan pelaporan keuangan. Kecurangan pelaporan keuangan diproksikan menggunakan Beneish M-Score yang selanjutnya diklasifikasikan ke dalam variabel dummy. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan perusahaan. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 55 perusahaan dengan 275 observasi selama periode penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan program EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial hanya variabel sifat industri yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecurangan pelaporan keuangan. Sementara itu, variabel stabilitas keuangan, pergantian auditor, pendidikan CEO, dan pengawasan yang tidak efektif tidak berpengaruh signifikan terhadap kecurangan pelaporan keuangan. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh terhadap kecurangan pelaporan keuangan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik industri yang tercermin dari perubahan rasio piutang terhadap penjualan merupakan faktor yang berperan dalam mendeteksi kecurangan pelaporan keuangan pada perusahaan manufaktur sektor makanan dan minuman.