Abstrak
Skripsi ini berjudul “Pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK), Financing to Deposit Ratio (FDR), dan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Profitabilitas (Return on Assets/ROA) pada Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2020-2024” yang disusun oleh Della Fitriah, NIM 3422183, Jurusan Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK), Financing to Deposit Ratio (FDR), dan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Return on Assets (ROA) pada Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2020-2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan Bank Umum Syariah yang diperoleh dari website resmi masing-masing bank. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga diperoleh 14 Bank Umum Syariah dengan 66 observasi (unbalanced panel data). Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan EViews 13. Berdasarkan hasil pemilihan model melalui uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier, Random Effect Model (REM) dipilih sebagai model terbaik. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Dana Pihak Ketiga (DPK) tidak berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets (ROA). Sementara itu, Financing to Deposit Ratio (FDR) dan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return on Assets (ROA). Secara simultan, Dana Pihak Ketiga (DPK), Financing to Deposit Ratio (FDR), dan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets (ROA), dengan nilai Prob(F-statistic) sebesar 0,000124 0,05. Nilai Adjusted R-squared sebesar 0,246790 menunjukkan bahwa sebesar 24,68% variasi Return on Assets (ROA) dapat dijelaskan oleh variabel DPK, FDR, dan BOPO, sedangkan 75,32% dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian.