Abstrak
ABSTRAK Skripsi atas nama FACHRI AHMADI HAYKAL dengan NIM 4322072, dengan judul “METODE DAKWAH PADA AKUN INSTAGRAM @amazmii”. Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya aktivitas dakwah di media sosial, khususnya Instagram, yang banyak dimanfaatkan oleh kalangan muda sebagai media penyampaian pesan keagamaan, salah satunya melalui akun Instagram @amazmii. Penyampaian pesan keagamaan dikemas dalam bentuk konten singkat, baik berupa foto maupun reels. Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai kesesuaiannya dengan konsep metode dakwah dalam Al-Qur’an khususnya dalam An-Nahl 125, yang mengandung tiga metode dakwah, yaitu hikmah, mau’izhah hasanah, dan mujadalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana tiga metode dakwah tadi diterapkan dalam konten media sosial Instagram @amazmii. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Akun Instagram @amazmii ditetapkan sebagai subjek penelitian, sedangkan objek penelitian ini adalah konten foto dan reels yang diunggah oleh akun tersebut pada rentang waktu Juli 2022 sampai Maret 2026, dengan total konten sebanyak 259 unggahan. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis data metode Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis, dari 259 unggahan yang ada, sebanyak 150 konten mengandung metode dakwah, dan 109 sisanya berupa hiburan, interaksi dengan pengikut, dan promosi produk. Dari 150 unggahan yang mengandung metode dakwah, sebanyak 26 konten mengandung metode dakwah hikmah, 32 konten mengandung metode mau’izhah hasanah, dan 92 konten mengandung mujadalah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketiga metode dakwah tersebut dapat diadaptasikan ke dalam konten digital tanpa menghilangkan isi ajaran Islam, dengan syarat tetap berpedoman pada prinsip dakwah yang bijaksana, lemah lembut, dan menghargai lawan bicara.