Abstrak
Skripsi ini berjudul “Pengaruh Kompleksitas Operasi Perusahaan, Audit Tenure dan Komite Audit Terhadap Audit Delay (Studi Kasus Pada Perusahaan Propert & Real Estate yang Terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) Tahun 2021-2024)” yang disusun oleh Vivi Julia Ningsih, NIM 3422170, Program Studi Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan auditan merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga kualitas informasi keuangan serta kepercayaan investor. Namun, masih terdapat perusahaan Property & Real Estate yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) mengalami keterlambatan penyampaian laporan keuangan auditan (audit delay), bahkan melebihi batas waktu yang telah ditetapkan regulator. Audit delay dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya kompleksitas operasi perusahaan, audit tenure, dan komite audit. Penelitian ini bertujuan unutk mengetahui pengaruh kompleksitas operasi perusahaan, audit tenure, dan komite audit terhadap audit delay pada perusahaan property & real estate yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) tahun 2021-2024, baik secara parsial maupun simultan, serta mengetahui besarnya kontribusi ketiga variabel tersebut terhadap audit delay. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan bantuan program SPSS. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan dan annual report perusahaan Property & Real Estate yang terdaftar di ISSI tahun 2021-2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 21 perusahaan dengan jumlah observasi sebanyak 84 data. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel Kompleksitas Operasi Perusahaan (X1), tidak berpengaruh signifikan terhadap Audit Delay (Y) dengan nilai signifikansi sebesar 0,173 > 0,05. Variabel Audit Tenure (X2) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Audit Delay dengan nilai signifikansi 0,000 0,05, yang menunjukkan bahwa semakin lama masa perikatan auditor, maka audit delay cenderung semakin pendek. Sementara itu, variabel Komite Audit (X3) tidak berpengaruh signifikan terhadap Audit Delay dengan nilai signifikansi 0,690 > 0,05. Hasil uji simultan (Uji F) menunjukkan bahwa Kompleksitas Operasi Perusahaan, Audit Tenure, dan Komite Audit secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Audit Delay dengan nilai Fhitung sebesar 7,710 dan nilai signifikansi 0,000 0,05. Nilai R Square sebesar 0,260 (26%) menunjukkan bahwa variabel Kompleksitas Operasi Perusahaan, Audit Tenure, dan Komite Audit mampu menjelaskan variasi Audit Delay sebesar 26%, sedangkan 74% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian.