Abstrak
Skripsi ini berjudul “Dampak Budaya Julo-Julo (Syirkah Abdan) Terhadap Sosial Ekonomi Petani di Nagari Malalak Timur Ditinjau dari Perspektif Ekonomi Islam” yang telah disusun oleh Tiara Amelia Sepna dengan Nim 3222114 Program Studi S1 Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam di Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih dipertahankannya budaya JuloJulo sebagai tradisi kerja sama dalam kegiatan pertanian di Nagari Malalak Timur. Budaya ini menjadi bagian dari kehidupan petani dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja melalaui sistem gotong royong. Pelaksanaannya memiliki kesamaan dengan konsep syirkah abdan dalam ekonomi Islam. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menjelaskan Dampak Budaya Julo-Julo (Syirkah Abdan) Terhadap Sosial Ekonomi Petani di Nagari Malalak Timur Ditinjau dari Perspektif Ekonomi Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dan obserfasi. Analisis data dilakukan dalam tiga tahap: Reduksi Data, Penyajian Data dan akhirnya penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini, ada 20 informan yang diwawancarai, semuanya merupakan petani di Nagari Malalak Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaannya dilakukan secara bergiliran dengan menggabungkan tenaga berdasarkan kesepakatan bersama sehingga membantu mempercepat penyelesaian pekerjaan dan mempererat hubungan sosial masyarakat. Ditinjau dari perspektif ekonomi Islam, praktik JuloJulo telah memenuhi prinsip-prinsip syirkah abdan karena memenuhi unsur kerja sama, kesepakatan para pihak, pembagian hak dan kewajiban yang seimbang, serta pelaksanaan yang didasarkan pada nilai ta'awun dan tanggung jawab. Budaya Julo-Julo juga memberikan dampak positif terhadap kondisi sosial ekonomi petani, terutama dalam meringankan biaya tenaga kerja, membantu pengelolaan pendapatan keluarga, mendukung pemenuhan kebutuhan pendidikan, mengurangi beban kerja, memperkuat hubungan sosial, serta menumbuhkan semangat gotong royong dan musyawarah dalam kehidupan masyarakat.