Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini berjudul ”Pengaruh Regulasi Emosi Terhadap Academic Burnout Pada Mahasiswa Akhir Bimbingan dan Konseling UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi” yang disusun oleh Nadia Dara Shinta. 2622035. Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026. Mahasiswa tingkat akhir menghadapi berbagai tuntutan akademik yang kompleks, meliputi penyusunan skripsi, tekanan penyelesaian studi tepat waktu, serta persiapan memasuki dunia kerja. Apabila kondisi ini berlangsung terus-menerus tanpa kemampuan pengelolaan emosi yang memadai, mahasiswa beresiko mengalami academic burnout yang ditandai oleh kelelahan emosional, sikap sinis terhadap aktivitas akademik, dan penurunan pencapaian pribadi. Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya fenomena yang terjadi pada mahasiswa akhir bimbingan dan konseling UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Ditemukan adanya indikasi kelelahan emosional, penurunan motivasi, kecenderungan menunda tugas, serta kesulitan mengelola emosi saat menghadapi tekanan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh regulasi emosi terhadap academic burnout, serta seberapa besar pengaruh tersebut pada mahasiswa akhir Bimbingan dan Konseling UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 156 orang yang tersebar dalam 5 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik proportionate random sampling menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%, sehingga diperoleh sampel sebanyak 112 mahasiswa yang dibagi secara proporsional per kelas. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuesioner. Analisis data yang dilakukan yaitu uji prasyarat serta uji hipotesis menggunakan analisis regresi linear sederhana dan uji determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat regulasi emosi mahasiswa akhir Bimbingan dan Konseling UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi berada pada kategori sedang 49%, dengan rata-rata skor 122. Sementara itu, tingkat academic burnout mahasiswa juga berada pada kategori sedang 38% dengan rata-rata skor 104. Dapat disimpulkan bahwa regulasi emosi terbukti berpengaruh signifikan terhadap academic burnout dengan nilai t hitung 6,367 > t tabel 1, 981 dan signifikansi 0, 000 0, 05. Kontribusi pengaruh regulasi emosi terhadap academic burnout sebesar 26, 9%, dengan arah pengaruh negatif semakin tinggi regulasi emosi, semakin rendah tingkat academic burnout yang dialami mahasiswa, begitu pula sebaliknya. Kata Kunci: Regulasi Emosi, Academic Burnout, Mahasiswa Akhir BK