Abstrak
Perkembangan teknologi informasi menuntut inovasi dalam pembelajaran vokasi. Namun, pembelajaran topologi jaringan di jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Negeri 1 Bukittinggi masih terkendala oleh terbatasnya akses laboratorium, perangkat keras jaringan, dan aplikasi interaktif untuk latihan mandiri. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi bernama Firelink, yaitu aplikasi simulasi topologi jaringan berbasis Android yang interaktif dan fleksibel. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Network Development Life Cycle (NDLC) yang terdiri atas enam tahap, yaitu analysis untuk mengidentifikasi kebutuhan, design untuk merancang sistem dan UML, simulation/prototype untuk membuat rancangan awal, implementation untuk mengembangkan aplikasi menggunakan Framework Flutter dan bahasa pemrograman Dart, monitoring untuk menguji produk, serta management untuk melakukan perbaikan dan finalisasi. Kelayakan aplikasi dinilai melalui uji validitas, praktikalitas, dan efektivitas. Hasil validasi ahli memperoleh nilai Aiken’s V sebesar 0,98 dengan kategori sangat valid. Uji praktikalitas oleh guru dan murid menghasilkan indeks Cohen’s Kappa sebesar 0,867 dengan kategori sangat praktis. Uji efektivitas menunjukkan peningkatan rata-rata hasil belajar dari 2,54 pada pretest menjadi 4,68 pada posttest, dengan N-Gain sebesar 0,87 dalam kategori tinggi. Dengan demikian, Firelink dinyatakan sangat valid, sangat praktis, dan efektif sebagai aplikasi pendukung pembelajaran mandiri bagi murid TKJ.