Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Tantangan Guru PAI dalam Penanaman Nilai Toleransi Beragama di Lingkungan Sekolah Multikultural (Studi Kasus : SMAN 1 Lubuk Alung)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan Agama Islam•8 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Skripsi ini berjudul “Tantangan Guru PAI dalam Penanaman Nilai Toleransi Beragama di Lingkungan Sekolah Multikultural (Studi Kasus : SMAN 1 Lubuk Alung)” oleh Marhamatul Mubadiyah NIM 2122300, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya berbagai tantangan yang dihadapi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menanamkan nilai toleransi beragama di lingkungan sekolah multikultural. Berdasarkan observasi awal di SMAN 1 Lubuk Alung, guru PAI menghadapi berbagai tantangan, seperti adanya sikap eksklusif keagamaan, prasangka antarpeserta didik yang berbeda agama, perbedaan tingkat pemahaman peserta didik mengenai toleransi, serta keterbatasan dalam mengintegrasikan nilai-nilai toleransi ke dalam pembelajaran PAI. Kondisi tersebut menuntut guru PAI tidak hanya menyampaikan materi keagamaan, tetapi juga mampu menanamkan nilai toleransi melalui pembelajaran yang inklusif dan menghargai keberagaman. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk tantangan yang dihadapi guru PAI, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi munculnya tantangan tersebut, serta menganalisis strategi dan upaya yang dilakukan guru PAI dalam menanamkan nilai toleransi beragama di lingkungan sekolah multikultural SMAN 1 Lubuk Alung. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Informan kunci dalam penelitian ini adalah guru PAI, sedangkan informan pendukung meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah, wali kelas, dan peserta didik. Analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana dalam buku prof Sugiono yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tantangan yang dihadapi guru PAI dalam penanaman nilai toleransi beragama berasal dari peserta didik, lingkungan sekolah, lingkungan sosial dan keluarga, serta pelaksanaan pembelajaran PAI di kelas. Tantangan tersebut meliputi perbedaan karakter, pola pikir, gaya belajar, rendahnya motivasi belajar, keterbatasan sarana pembelajaran, serta pengaruh lingkungan keluarga dan sosial terhadap pemahaman peserta didik mengenai toleransi; (2) faktor-faktor yang memengaruhi munculnya tantangan tersebut meliputi keberagaman latar belakang peserta didik, lingkungan sekolah, lingkungan sosial dan keluarga, serta pembelajaran PAI yang masih lebih menekankan aspek kognitif daripada pembentukan sikap; dan (3) strategi serta upaya yang dilakukan guru PAI dalam mengatasi tantangan tersebut yaitu menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi, melakukan pendekatan personal kepada peserta didik, memberikan pembinaan dan keteladanan, membiasakan sikap saling menghargai melalui kegiatan sekolah seperti kerja kelompok, gotong royong, serta menjalin kerja sama dengan pihak sekolah dan orang tua agar nilai toleransi tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kata kunci

Tantangan Guru PAI, Toleransi Beragama, Sekolah Multikultural, Pendidikan Agama Islam.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Tantangan Guru PAI dalam Penanaman Nilai Toleransi Beragama di Lingkungan Sekolah Multikultural (Studi Kasus : SMAN 1 Lubuk Alung)2026 · oai:ais:skripsi:20743