Abstrak
ABSTRAK Syari'ah Lubis, NIM. 2122497. Pembentukan Karakter Dermawan Siswa Melalui Pembiasaan Infak dan Sedekah di MTsN 7 Pasaman Barat. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembentukan karakter dermawan pada peserta didik melalui pembiasaan infak dan sedekah sebagai salah satu upaya menanamkan nilai kepedulian, empati, dan keikhlasan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan peserta didik yang belum memiliki kesadaran untuk berinfak secara sukarela serta masih menganggap kegiatan infak sebagai rutinitas semata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembiasaan infak dan sedekah dalam pembentukan karakter dermawan siswa serta faktor pendukung dan faktor penghambat pelaksanaannya di MTsN 7 Pasaman Barat Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, wali kelas, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangulasi Teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter dermawan siswa melalui infak dan sedekah penerapannya adalah dengan metode pembentukan karakter dermawan. Diantaranya yaitu memberikan keteladanan, pembiasaan, memberikan pengalaman atau praktek langsung, memberikan pemahaman nilai-nilai kedermawaan, memberikan apresiasi terhadap sekiap kedermawaan, melibatkan orang tua, dan metode nasehat serta pembinaan. Melalui metode tersebut pembiasaan infak dan sedekah yang dilaksanakan secara rutin di sekolah, baik melalui kegiatan infak maupun kegiatan berbagi kepada masyarakat. Hal ini memberikan hasil berupa mampu menumbuhkan sikap peduli, empati, suka berbagi, dan semangat tolong-menolong pada diri peserta didik. Faktor pendukung pelaksanaan program ini meliputi adanya komitmen kepala sekolah dan guru, budaya sekolah yang religius, dukungan orang tua, serta pembiasaan yang dilakukan secara berkesinambungan. Adapun faktor penghambatnya meliputi rendahnya kesadaran sebagian peserta didik, keterbatasan kondisi ekonomi, kurangnya motivasi intrinsik dalam berinfak, serta pengaruh lingkungan. Dengan demikian, pembiasaan infak dan sedekah terbukti menjadi salah satu strategi yang efektif dalam membentuk karakter dermawan peserta didik apabila dilaksanakan secara konsisten dan mendapat dukungan dari seluruh warga sekolah. Kata Kunci: Pembentukan Karakter Dermawan, Pembiasaan Infak dan Sedekah, Siswa MTsN 7 Pasaman Barat.