Abstrak
Aldian Julianto, NIM 2122385 (2026). Implementasi Metode Pembelajaran Mandiri pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam sebagai Penguatan Kemampuan Berpikir Kritis di Kelas Unggulan SMPN 1 Candung. Skripsi, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Pembimbing: Dr. Yulia Rahman, MA.Pd. Penelitian ini berangkat dari lemahnya budaya berpikir kritis pelajar di era digital, yang ditandai rendahnya kebiasaan memverifikasi informasi sebelum mempercayainya. Sebagai respons, SMPN 1 Candung menerapkan metode pembelajaran mandiri pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas unggulannya. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan implementasi metode pembelajaran mandiri pada mata pelajaran PAI di kelas unggulan SMPN 1 Candung; dan (2) menganalisis dampak implementasi tersebut terhadap penguatan kemampuan berpikir kritis siswa.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif . Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap Waka Kurikulum/Kesiswaan, guru PAI, dan peserta didik kelas unggulan . Analisis data dilakukan dengan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran mandiri berlangsung secara terstruktur melalui tahap perencanaan (penyusunan modul ajar dan ATP yang memberi porsi besar pada aktivitas eksplorasi mandiri), pelaksanaan (kegiatan pembuka berupa pertanyaan pemantik, kegiatan inti berbasis lembar eksplorasi dengan guru berperan sebagai fasilitator dan pemberi scaffolding, serta kegiatan penutup berupa refleksi), dan evaluasi .Penelitian ini menggunakan indikator kemandirian berupa percaya diri, tanggung jawab, dan inisiatif terlihat berkembang positif pada siswa . Selanjutnya, implementasi tersebut berdampak pada penguatan kelima indikator berpikir kritis menurut Ennis (1985), yaitu memberikan penjelasan sederhana, membangun keterampilan dasar, menyimpulkan, membuat penjelasan lebih lanjut, serta strategi dan taktik . Siswa terbukti mulai mampu memfokuskan pertanyaan, menilai kredibilitas sumber, menarik kesimpulan deduktif-induktif, mengevaluasi pemahaman secara metakognitif, dan berargumentasi berbasis bukti dalam diskusi . Disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran mandiri pada mata pelajaran PAI di kelas unggulan SMPN 1 Candung berlangsung sistematis dan memberikan dampak positif terhadap penguatan kemampuan berpikir kritis siswa, sebagai hasil sinergi antara perencanaan yang matang, kompetensi pedagogis guru, lingkungan kelas unggulan yang kondusif, dan tingginya motivasi intrinsik siswa .