Abstrak
Skripsi ini berjudul “Peran Zakat Produktif melalui Program Bengkalis Sejahtera dalam meningkatkan Pendapatan Ekonomi Mustahik (Studi kasus Mustahik di Kampung Terandam Kelurahan Talang Mandi Bengkalis)”. yang disusun oleh Firli Ramadhan dengan Nim 3222129 Program Studi S1 Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam di Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya kendala dalam penyaluran program Bengkalis Sejahtera, khususnya pada aspek evaluasi, monitoring, dan pendampingan usaha mustahik. Meskipun bantuan modal dan sarana usaha produktif telah diberikan, peningkatan pendapatan ekonomi mustahik belum sepenuhnya merata. Ada yang naik pendapatannya, ada yang sama saja pendapatannya, bahkan ada yang menurun pendapatannya setelah menerima bantuan zakat produktif program Bengkalis Sejahtera. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran zakat produktif melalui program Bengkalis Sejahtera Di Kampung Terandam Kelurahan Talang Mandi Bengkalis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan 10 mustahik penerima bantuan yang berada Di Kampung Terandam Kelurahan Talang Mandi Bengkalis dan staf Baznas Kabupaten Bengkalis dibidang SIMBA Penyaluran, observasi, dan dokumentasi di BAZNAS Kabupaten Bengkalis, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini didapati bahwa sistem penyaluran zakat produktif melalui program Bengkalis Sejahtera oleh BAZNAS Kabupaten Bengkalis dilakukan melalui empat tahapan utama: seleksi administrasi dan proposal usaha, survei kelayakan lapangan, penyaluran bantuan (berupa modal uang dan barang usaha), serta pendampingan dan monitoring. Meskipun telah berjalan, pelaksanaan pendampingan dan monitoring belum optimal karena keterbatasan tenaga pendamping di lapangan. Ditinjau dari peran dan keberlanjutan usaha, program ini memberikan kontribusi nyata terhadap pemberdayaan ekonomi mustahik, meski tingkat keberhasilannya bervariasi. Dari 10 mustahik yang diteliti, terdapat 6 orang yang usahanya berkelanjutan dan mengalami peningkatan pendapatan berkat tambahan modal usaha. Sementara itu, 2 orang memiliki pendapatan yang relatif tetap (bantuan berfungsi menjaga keberlangsungan usaha), dan 2 orang mengalami penurunan pendapatan yang dominan dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti penurunan daya beli masyarakat dan meningkatnya biaya produksi.