Abstrak
Skripsi ini berjudul “Pengaruh Disparitas Pendapatan Antar Daerah dan Investasi Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Provinsi Sumatera Barat”. Disusun oleh Fitri ayu 3222151, mahasiswa program studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan tingginya tingkat kemiskinan di beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat yang masih terjadi di tengah perbedaan tingkat pendapatan antar daerah dan perkembangan investasi yang berfluktuasi. Disparitas pendapatan antar daerah yang masih cukup tinggi menunjukkan belum meratanya hasil pembangunan ekonomi, sementara investasi yang belum berlangsung secara konsisten di seluruh wilayah diduga memengaruhi upaya pengentasan kemiskinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh disparitas pendapatan antar daerah dan investasi terhadap tingkat kemiskinan kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat tahun 2020–2025. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan data panel dari 19 kabupaten/kota yang diperoleh dari website Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat, diambil selama kurun waktu enam tahun, mulai dari tahun 2020 sampai dengan tahun 2025. Teknis analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda. Pengujian model terdiri dari statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji hipotesis (uji t atau uji parsial dan uji F atau uji simultan) dan uji koefisien determinasi atau R2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disparitas pendapatan antar daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan, hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 2,438 lebih besar dari nilai t tabel sebesar 1,981 (2,438 > 1,981) dan nilai signifikansi lebih kecil dari tingkat signifikansi 5% (0,016 0,05). Investasi secara parsial tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan, dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 0,684 lebih kecil dari nilai t tabel sebesar 1,981 (0,684 1,981) dan nilai signifikansi lebih besar dari tingkat signifikansi 5% (0,496 0,05). Secara simultan, disparitas pendapatan antar daerah dan investasi berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Sumatera Barat, dibuktikan dengan nilai F hitung sebesar 3,280 lebih besar dari nilai F tabel sebesar 3,08 (3,280 > 3,08) dan nilai signifikansi sebesar 0,041 lebih kecil dari 0,05 (0,041 0,05). Hasil koefisien determinasi (R²) sebesar 0,237 atau 23,7%, yang berarti bahwa variasi tingkat kemiskinan di Provinsi Sumatera Barat dapat dijelaskan oleh variabel disparitas pendapatan antar daerah dan investasi sebesar 23,7%, sedangkan sisanya sebesar 76,3% dijelaskan oleh variabel lain di luar model penelitian, seperti kesempatan kerja dan pengangguran, pendidikan pertumbuhan ekonomi, dan faktor-faktor sosial ekonomi lainnya yang memengaruhi tingkat kemiskinan.