Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dalam Penggunaan AI

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Bimbingan dan Konseling•8 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

Skripsi berjudul “Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dalam Penggunaan AI” yang disusun oleh Indri Dwi Putri 2622134. Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek (UIN) Bukittinggi, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan mahasiswa bimbingan dan konseling angkatan 2023 di Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, dalam penggunaan ChatGPT dan Google Gemini dalam proses pembelajaran yang menimbulkan kekhawatiran akan menurunnya kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui dan mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis mahasiswa Bimbingan dan Konseling angkatan 2023 Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dalam penggunaan ChatGPT dan Google Gemini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Responden dalam penelitian ini berjumlah 8 orang mahasiswa bimbingan konseling angkatan 2023 sebagai informan kunci dan 1 orang dosen bimbingan konseling sebagai informan pendukung. Teknik pengambilan sampel menggunakan Snowball Sampling yang mula-mula jumlahnya kecil, kemudian membesar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ChatGPT dan Google Gemini memberikan dampak yang beragam pada enam indikator berpikir kritis, yaitu fokus, kemampuan menganalisis argumen, kemampuan menyimpulkan, situasi, kejelasan, dan pandangan menyeluruh. Secara positif, kedua teknologi ini membantu mahasiswa memahami materi, menyusun jawaban yang lebih terstruktur, serta memperluas sudut pandang. Namun, ditemukan pula dampak negatif berupa penurunan fokus, kecenderungan menerima informasi tanpa verifikasi, serta ketergantungan terhadap AI yang menghambat proses analisis mendalam. Penelitian ini menunjukkan bahwa dampak ChatGPT dan Google Gemini terhadap kemampuan berpikir kritis bersifat ambivalen, yaitu dapat menjadi sarana yang mendukung sekaligus menghambat perkembangan berpikir kritis, tergantung pada cara mahasiswa memanfaatkan teknologi tersebut. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa ChatGPT dan Google Gemini memiliki peran ganda dalam pembelajaran mahasiswa, yaitu sebagai pendukung sekaligus penghambat kemampuan berpikir kritis. Penggunaan yang bijak, kritis, dan reflektif terbukti mampu meningkatkan kemampuan analisis, evaluasi, dan penyusunan argumen mahasiswa. Sebaliknya, penggunaan yang pasif dan instan cenderung menurunkan kemandirian berpikir dan daya analitis. Oleh karna itu, efektivitas pemanfaatan AI sangat bergantung pada cara mahasiswa menggunakannya.

Kata kunci

Kata kunci: Artificial Intellengence (AI), Chatgpt, Google Gemini, Berpikir Kritis

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dalam Penggunaan AI2026 · oai:ais:skripsi:20459