Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini disusun oleh Tiya Desmita, NIM. 2122221, dengan judul “Hubungan Antara Kebiasaan Belajar Dengan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PAI di SMKS Pembangunan Bukittinggi”. Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi 2026. Kebiasaan belajar merupakan pola perilaku yang terbentuk melalui proses belajar yang dilakukan secara berulang-ulang sehingga menjadi tetap dan berlangsung secara otomatis. Kebiasaan belajar memiliki peran penting dalam memengaruhi perilaku siswa, hasil belajar merupakan wujud nyata dari proses pembelajaran yang telah dilalui siswa. Hasil belajar ditandai dengan adanya perubahan perilaku, peningkatan pengetahuan, serta perkembangan kemampuan berpikir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kebiasaan belajar dengan hasil belajar PAI siswa di SMKS Pembangunan Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X TO 1, X TO 2, X TKI, dan X TPM di SMKS Pembangunan Bukittinggi yang berjumlah 60 siswa dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket untuk mengukur keiasaan belajar siswa, sedangkan data hasil belajar diperoleh dari nilai Ujian Tengah Semester 1 mata pelajaran PAI. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi dengan terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat analisis berupa uji normalitas dan uji linearitas, yang dibantu dengan aplikasi IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan belajar dengan hasil belajar PAI siswa, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,001 0,05. Dengan demikian, H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kebiasaan belajar dengan hasil belajar siswa. Nilai Correlation Coefficient sebesar 0,724 menunjukkan bahwa hubungan antara kedua variabel berada pada kategori kuat.