Abstrak
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan KJKS BMT Agam Madani dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat pasca bencana galodo tahun 2024 di Nagari Koto Tuo, Kabupaten Agam. Bencana galodo yang terjadi telah menimbulkan dampak signifikan terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat, seperti kerusakan lahan, hilangnya modal usaha, serta menurunnya pendapatan masyarakat. Dalam kondisi tersebut, keberadaan lembaga keuangan mikro syariah menjadi sangat penting sebagai upaya pemulihan ekonomi berbasis prinsip keadilan dan kemitraan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pengelola BMT dan masyarakat yang menerima pembiayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KJKS BMT Agam Madani memiliki peran penting dalam pemulihan ekonomi masyarakat melalui penyaluran pembiayaan berbasis akad musyarakah, pemberian kemudahan persyaratan pembiayaan, serta pendampingan usaha secara berkelanjutan. Pembiayaan musyarakah dinilai efektif karena mampu mendorong kemitraan, berbagi risiko, serta meningkatkan kembali aktivitas usaha masyarakat. Penelitian ini juga menemukan bahwa peran BMT belum sepenuhnya optimal, terutama dalam hal pelatihan usaha lanjutan dan perluasan jaringan pemasaran bagi anggota. Faktor pendukung dalam pemberdayaan ekonomi meliputi kepercayaan masyarakat dan fleksibilitas pembiayaan, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan modal dan kondisi ekonomi masyarakat yang masih rentan pasca bencana. KJKS BMT Agam Madani berperan strategis dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat pasca galodo, meskipun masih diperlukan penguatan program pemberdayaan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.