Abstrak
Dennis Haruna, 10224033: “Pengaruh Strategi Berbasis Proyek dan Motivasi Belajar Terhadap Keaktifan Mahasiswa dalam Proses Pembelajaran di AMIK Bukittinggi”. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi tahun 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya keaktifan mahasiswa dalam proses pembelajaran di AMIK Bukittinggi yang terlihat dari masih rendahnya partisipasi mahasiswa dalam diskusi, keberanian mengemukakan pendapat, serta keterlibatan dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Strategi Berbasis Proyek terhadap Keaktifan Mahasiswa, pengaruh Motivasi Belajar terhadap Keaktifan Mahasiswa, serta pengaruh kedua variabel tersebut secara simultan terhadap Keaktifan Mahasiswa dalam proses pembelajaran di AMIK Bukittinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 132 mahasiswa aktif Program Studi Manajemen Informatika AMIK Bukittinggi Tahun Akademik 2025/2026. Sampel penelitian sebanyak 99 mahasiswa yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi Berbasis Proyek berada pada kategori cukup dengan nilai TCR sebesar 3,34, Motivasi Belajar berada pada kategori tinggi dengan nilai TCR sebesar 3,44, sedangkan Keaktifan Mahasiswa berada pada kategori cukup dengan nilai TCR sebesar 3,06. Hasil regresi linear berganda menghasilkan persamaan Y = 62,543 + 0,224X₁ + 0,491X₂. Strategi Berbasis Proyek berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keaktifan Mahasiswa dengan nilai t hitung sebesar 2,982 dan signifikansi 0,033. Motivasi Belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keaktifan Mahasiswa dengan nilai t hitung sebesar 3,713 dan signifikansi 0,000. Motivasi Belajar merupakan variabel yang memiliki pengaruh lebih dominan terhadap Keaktifan Mahasiswa dibandingkan Strategi Berbasis Proyek. Secara simultan, Strategi Berbasis Proyek dan Motivasi Belajar berpengaruh signifikan terhadap Keaktifan Mahasiswa dengan nilai F hitung sebesar 23,400 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,328 menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan 32,8% variasi Keaktifan Mahasiswa, sedangkan 67,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan keaktifan mahasiswa dapat dilakukan melalui optimalisasi penerapan Strategi Berbasis Proyek dan penguatan Motivasi Belajar. Motivasi Belajar terbukti menjadi faktor yang lebih dominan dalam meningkatkan Keaktifan Mahasiswa pada proses pembelajaran di AMIK Bukittinggi.