Abstrak
Tesis berjudul "Manajemen Sarana dan Prasarana Berbasis POAC dalam Mendukung Pengembangan Lembaga Pendidikan Islam di MTI Canduang" ini disusun oleh Rafiqa Witri Asri, NIM 10222017, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Program Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan pengelolaan sarana dan prasarana yang efektif sebagai faktor pendukung pengembangan lembaga pendidikan Islam di tengah meningkatnya jumlah santri. Selama ini, implementasi manajemen sarana dan prasarana lebih banyak dipahami sebagai pelaksanaan fungsi-fungsi administratif, sehingga belum banyak dikaji bagaimana integrasi fungsi manajemen mampu mendorong pengembangan lembaga secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi fungsi planning, organizing, actuating, dan controlling (POAC) dalam manajemen sarana dan prasarana serta kontribusinya terhadap pengembangan MTI Canduang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, studi dokumentasi, dan survei pendukung dengan informan yang terdiri atas pimpinan madrasah, pengelola sarana dan prasarana, guru, pengurus asrama, dan santri. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa efektivitas manajemen sarana dan prasarana ditentukan oleh kemampuan lembaga mengintegrasikan kebutuhan riil, kapasitas pendanaan, dan partisipasi stakeholder dalam proses perencanaan. Keberhasilan implementasi fungsi POAC tidak hanya bergantung pada pelaksanaan setiap fungsi manajemen secara terpisah, tetapi pada keterpaduan antarfungsi yang menghasilkan pengelolaan sarana dan prasarana yang adaptif terhadap perkembangan kebutuhan lembaga. Penelitian ini juga menemukan bahwa penguatan koordinasi kelembagaan, penyusunan standar operasional prosedur yang terdokumentasi, pemeliharaan preventif, dan sistem monitoring berbasis data merupakan faktor strategis yang memperkuat keberlanjutan pengelolaan sarana dan prasarana dalam mendukung peningkatan kapasitas layanan pendidikan. Kontribusi ilmiah penelitian ini adalah memperkuat penerapan teori POAC dengan menunjukkan bahwa efektivitas manajemen sarana dan prasarana pada lembaga pendidikan Islam tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan fungsi manajerial, tetapi juga oleh integrasi antara perencanaan berbasis kebutuhan, tata kelola kolaboratif, dan pengambilan keputusan berbasis data. Implikasi teoritis penelitian ini menegaskan bahwa model POAC perlu dipahami sebagai suatu sistem yang saling terintegrasi untuk menghasilkan pengelolaan sarana dan prasarana yang berorientasi pada pengembangan lembaga. Novelty penelitian ini terletak pada perumusan model implementasi POAC yang mengintegrasikan kebutuhan riil, kapasitas pendanaan, partisipasi stakeholder, dan monitoring berbasis data sebagai pendekatan manajemen sarana dan prasarana pada lembaga pendidikan Islam.