Abstrak
Judul dari karya ilmiah ini adalah “ANALISIS BUKU “UMMUL MUKMININ AISYAH R.A.” DAN RELEVANSINYA TERHADAP PERAN MUSLIMAH DALAM PERKEMBANGAN IPTEK”, yang disusun oleh MUTIA ORIZA SATIVA, NIM: 2122207, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini berisi pembahasan tentang analisis buku Ummul Mukminin Aisyah R.A. karya Sayyid Sulaiman An-Nadwi serta relevansinya terhadap peran muslimah dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menghadirkan figur teladan muslimah yang mampu menjadi inspirasi bagi perempuan Islam dalam menghadapi era disrupsi digital. Aisyah RA merupakan salah satu tokoh perempuan Islam yang memiliki kontribusi besar dalam bidang keilmuan, pendidikan, dan transmisi ilmu pengetahuan Islam. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis relevansi keteladanan Aisyah R.A. dalam buku Ummul Mukminin Aisyah R.A. karya Sayyid Sulaiman An-Nadwi terhadap peran muslimah dalam perkembanfan ilmu pengetahuan dan teknologi. Metode penelitian pada penulisan skripsi ini menggunakan penelitian library research (penelitian kepustakaan) yaitu suatu studi yang digunakan dalam mengumpulkan informasi dan data dengan bantuan berbagai macam material yang ada di perpustakaan seperti dokumen, buku, majalah, kisah-kisah sejarah dan sebagainya. Adapun sumber data yang digunakan data primer berupa buku Ummul Mukminin Aisyah R.A. dan data sekunder yaitu buku-buku, jurnal, artikel, skripsi terdahulu. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aisyah RA memiliki peran besar dalam perkembangan IPTEK Islam, terutama dalam bidang periwayatan hadis, pendidikan Islam, fikih, transmisi ilmu pengetahuan, dan pembinaan intelektual umat. Aisyah RA dikenal sebagai salah satu perawi hadis terbanyak, guru bagi para sahabat dan tabi’in, serta tokoh perempuan yang memiliki kecerdasan, daya kritis, dan wawasan multidisipliner. Selain itu, teladan Aisyah RA memiliki relevansi yang kuat terhadap peran muslimah di era modern, khususnya dalam semangat menuntut ilmu, penguasaan ilmu multidisipliner, kemampuan berpikir kritis, etika dalam penggunaan teknologi digital, serta partisipasi aktif perempuan dalam pengembangan IPTEK. Penelitian ini menegaskan bahwa Islam memberikan ruang luas bagi muslimah untuk berkontribusi dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.