Abstrak
ABSTRAK Eva Gianti, NIM 4619067, Judul Skripsi “Peran Orang Tua Dalam Membentuk Religiusitas Anak Pada Era Digital Di Perhentian Sungkai Kecamatan Pucuk Rantau”, Jurusan Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin Adab Dan Dakwah UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi 2026. Latar belakang masalah penelitian ini membahas permasalahan adanya degradasi terhadap religiusitas anak pada era digital yang disebabkan kecanduan game online free fire dan mobile legend. Membimbing anak sejak dini merupakan fondasi dalam pembentukan karakter yang sangat bergantung pada pola asuh dari orang tua, akan tetapi saat ini banyak orang tua yang sibuk terhadap pekerjaan sehari-hari sehingga anak kurang mendapatkan bimbingan dan kecanduan game online yang menyebabkan menurunnya religisuitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dalam membentuk religiusitas anak, Upaya orang tua dalam menghadapi pengaruh era digital, serta apa saja hambatan orang tua dalam membentuk religiusitas anak di Desa Perhentian Sungkai. Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan penelitian kualitatif deskriptif yang menekankan peran orang tua dalam membimbing religiusitas anak pada era digital. Informan dalam penelitian ini terdiri dari kunci yaitu orang tua dan informan pendukung guru ngaji, tokoh agama dan kepala desa. Dalam pengumpulan data dengan menggunakan Teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan Adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa orang tua di desa Perhentian Sungkai menerapkan pentingnya peran orang tua dalam membentuk religiusitas anak sebagai dasar pendidikan dalam kehidupan sehari-hari. Pertama upaya yang dilakukan oleh orangtua yaitu mengajarkan Pendidikan, pemotivasian, peneladanan, dan pembiasaan. Kedua strategi orang tua yaitu memberikan pemahaman dan praktek langsung, memberikan nasehat, mendidik dengan keteladanan, mengingatkan dalam beribadah, memberikan penghargaan. Ketiga, Hambatannya yang di alami yaitu kesibukan orang tua bekerja, kurangnya pengetahuan orang tua, anak sulit diatur, serta pengaruh media handphone.