Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Bamboo Dancing Terhadap Keaktifan Belajar Pada Mata Pelajaran Fikih di MIN Lima Puluh Kota

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan Agama Islam•5 dilihat · 4 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Tesi Andriani, NIM 2122007, Judul Skripsi “Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Bamboo Dancing terhadap Keaktifan Belajar pada Mata Pelajaran Fikih di MIN Lima Puluh Kota” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan belajar peserta didik dalam pembelajaran Fikih yang masih didominasi metode konvensional sehingga siswa cenderung pasif. Keaktifan belajar merupakan faktor penting dalam menunjang keberhasilan pembelajaran, karena melibatkan aktivitas fisik, mental, dan sosial peserta didik. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keaktifan belajar adalah dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif Bamboo Dancing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Bamboo Dancing terhadap keaktifan belajar peserta didik pada mata pelajaran Fikih di MIN Lima Puluh Kota. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode quasi eksperimen dan desain Posttest-Only Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini terdiri atas dua variabel, yaitu variabel bebas (independent variable) model pembelajaran Bamboo Dancing dan variabel terikat (dependent variable) keaktifan belajar peserta didik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IV MIN Lima Puluh Kota yang berjumlah 35 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh (total sampling), sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas IV.A sebagai kelas kontrol dan kelas IV.B sebagai kelas eksperimen. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket keaktifan belajar yang diisi oleh peserta didik setelah proses pembelajaran berlangsung. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, maka hasil penelitian hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata keaktifan belajar peserta didik pada kelas eksperimen yang menerapkan model pembelajaran Bamboo Dancing sebesar 84,03%, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) sebesar 81,32%, meskipun keduanya berada pada kategori sangat aktif. Hasil uji Independent Samples t-Test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,026 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara keaktifan belajar peserta didik pada kedua kelas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Bamboo Dancing berpengaruh secara signifikan terhadap keaktifan belajar peserta didik pada mata pelajaran Fikih di MIN Lima Puluh Kota.

Kata kunci

Kata Kunci: Model Pembelajaran Bamboo Dancing, Keaktifan Belajar, Fikih.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Bamboo Dancing Terhadap Keaktifan Belajar Pada Mata Pelajaran Fikih di MIN Lima Puluh Kota2026 · oai:ais:skripsi:19825