Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Propaganda Politik Presiden Prabowo dalam Video Presiden Prabowo Menjawab Pada Akun @NarasiNewsroom

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Komunikasi dan Penyiaran Islam•8 dilihat · 3 unduhan

Abstrak

Skripsi Jeni Mona Meilisa dengan judul “Propaganda Politik Presiden Prabowo dalam Tayangan Presiden Prabowo Menjawab pada Akun @NarasiNewsroom”, Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Tahun 2026. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya penggunaan YouTube sebagai media komunikasi politik di Indonesia serta meningkatnya praktik propaganda yang dikemas secara dialogis dan persuasif. Video Presiden Prabowo Menjawab pada kanal @NarasiNewsroom menunjukkan tingkat keterlibatan audiens yang signifikan dibandingkan kanal media lainnya, sehingga menarik untuk dianalisis secara kritis. Dalam ruang publik digital, framing dan propaganda sering kali hadir secara halus melalui pemilihan diksi, penonjolan isu tertentu, serta pengelolaan citra politik. Kondisi ini mendorong pentingnya penelitian untuk mengungkap bagaimana konstruksi makna dan strategi persuasi bekerja dalam tayangan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis teks media dan model analisis framing Robert N. Entman. Model ini digunakan untuk mengidentifikasi empat elemen framing, yaitu Define Problems (pendefinisian masalah), Diagnose Causes (penentuan penyebab), Make Moral Judgement (penilaian moral), dan Treatment Recommendation (rekomendasi penyelesaian). Data diperoleh melalui teknik dokumentasi dan observasi terhadap tayangan video secara menyeluruh. Analisis dilakukan dengan mengkaji konstruksi pesan politik serta mengidentifikasi penggunaan tujuh teknik propaganda, yaitu name calling, glittering generalities, plain folks, card stacking, transfer, testimonial, dan bandwagon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa propaganda politik dalam video tersebut dikonstruksikan secara sistematis melalui kombinasi framing dan teknik propaganda. Teknik name calling muncul dalam pelabelan terhadap pihak yang dianggap menghambat kebijakan; glittering generalities terlihat pada penggunaan kata-kata bernilai positif seperti “kepentingan rakyat”, “kesejahteraan”, dan “kemajuan bangsa”; plain folks tampak pada narasi yang menampilkan kedekatan Presiden dengan rakyat; card stacking terlihat melalui penonjolan data atau fakta yang menguntungkan kebijakan; transfer muncul melalui pengaitan kebijakan dengan nilai nasionalisme dan moralitas; testimonial tampak pada rujukan terhadap dukungan tokoh atau pihak tertentu; dan bandwagon terlihat melalui penekanan bahwa kebijakan mendapat dukungan luas. Temuan ini menegaskan bahwa YouTube berfungsi sebagai medium strategis dalam praktik propaganda politik digital yang membingkai realitas dan membentuk persepsi publik secara persuasif.

Kata kunci

propaganda politik, analisis framing, Robert N. Entman, komunikasi politik, YouTube

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Propaganda Politik Presiden Prabowo dalam Video Presiden Prabowo Menjawab Pada Akun @NarasiNewsroom2026 · oai:ais:skripsi:19649