Abstrak
Skripsi ini di tulis oleh Khairun Nisa Rahmadhani NIM. 3722041 Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, tahun 2026. Skripsi ini berjudul “Pengaruh Double Date Campaign dan Fear of Missing Out (FOMO) Terhadap Perilaku Pembelian Impulsif Pada E-Commerce Shopee (Studi Pada Konsumen Gen-Z Kota Bukittinggi)”, dengan pembimbing Bapak Indika Juang Putra, S.E, MBA. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya E-Commerce, khususnya Shopee melakukan Double Date Campaign sebagai strategi promosi pada yang bertujuan menarik minat konsumen, khususnya Gen-Z. Selain faktor promosi, perilaku pembelian konsumen juga dipengaruhi oleh faktor psikologis, salah satunya fear of missing out (FOMO). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh double date campaign dan FOMO terhadap perilaku pembelian impulsif pada konsumen Gen-Z Muslim di Kota Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen Gen-Z Muslim di Kota Bukittinggi yang pernah berbelanja pada event Double Date Campaign Shopee. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara daring, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Pengujian data didukung oleh uji validitas, uji reliabilitas, serta uji asumsi klasik untuk memastikan kelayakan model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Double Date Campaign berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pembelian impulsif. Sementara itu, FOMO berpengaruh signifikan dengan arah negatif, yang menunjukkan bahwa dalam penelitian ini FOMO tidak mendorong terjadinya pembelian impulsif, melainkan membuat konsumen lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan pembelian. Secara simultan, Double Date Campaign dan FOMO berpengaruh signifikan terhadap perilaku pembelian impulsif dengan nilai koefisien determinasi sebesar 65,7%, sedangkan 34,3% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.