Abstrak
Yuliana Syarah, NIM: 4120011, Judul Skripsi: “Studi Penafsiran Hamka Terhadap Ayat-ayat Wayl dalam Al-Qur’an”. Prodi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi 2026. Penelitian ini membahas penafsiran Buya Hamka terhadap ayat-ayat wayl dalam al-Qur’an sebagaimana tertuang dalam tafsir Al-Azhar. Latar belakang dari penelitian skripsi ini adalah penulis tertarik meneliti ayat-ayat wayl dengan menggunakan perspektif Hamka karena didalam tafsir al-Azhar, Hamka tidak memaknai wayl semata hanya sebagai hukuman diakhirat saja, melainkan juga sebagai peringatan keras terhadap kerusakan moral dan sosial. Penelitian terhadap ayat wayl membantu mengungkapkan kritik Hamka terhadap penyakit hati, seperti keserakahan harta dan lalai dalam melaksanakan shalat, Hamka menganggapnya sebagai sumber kehancuran peradaban manusia. Tujuan penelitian ini yaitu: 1. Untuk mengetahui bagaimana inventarisasi ayat-ayat al-Qur’an yang memuat lafadz wayl 2. Untuk mengetahui bagaimana penafsiran Hamka terhadap ayat wayl 3. Untuk mengetahui bagaimana klasifikasi orang-orang yang tergolong “wayl” perspektif Hamka. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif kepustakaan (library research) dengan metode tafsir maudhu’i. Data dikumpulkan dari ayat-ayat al-Qur’an yang mengandung lafadz wayl dengan merujuk pada kitab Mu’jam Mufarras Lil’afazil Qur’an lalu dianalisis dengan kitab tafsir Buya Hamka. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa penulis menemukan 25 surah tentang lafadz wayl dan diantara 25 surah tersebut penulis hanya mengambil 13 sampel karena didalam kategori ayatnya ada persamaan. Hamka menafsirkan wayl sebagai kecelakaan moral dan spiritual yang menimpa manusia akibat penyimpangan akidah, ibadah, dan sosial. Kelompok yang tergolong wayl antara lain orang kafir, pendusta agama, pelaku kecurangan ekonomi, serta orang lalai terhadap nilai kemanusiaan meskipun rajin beribadah.