Abstrak
Skripsi “Analisis Persepsi Petani Sawit Pada Konsep Pertanian Berkelanjutan. Studi Kasus : Petani Sawit Maligi, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kabupaten Pasaman Barat” Disusun oleh Tasya Eka Yasmi NIM 3722007, Program studi Manajamen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Universitas Islam Negeri Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi Sumatera Barat dalam membahas pertanian berkelanjutan pada petani sawit maligi kecamatan sasak ranah pasisie kabupaten pasaman barat. Latar Belakang Perkebunan kelapa sawit mendominasi ekonomi pedesaan Indonesia, tetapi petani rakyat seperti di Maligi menghadapi tantangan teknologi, sertifikasi ISPO, dan dampak lingkungan seperti deforestasi serta penggunaan pupuk kimia berlebih. Pertanian berkelanjutan menekankan keseimbangan ekonomi, sosial, dan lingkungan untuk keberlanjutan jangka panjang, namun persepsi petani yang beragam menghambat adopsi. Penelitian ini bertujuan menggali persepsi petani sawit terhadap pertanian berkelanjutan serta faktor-faktor yang memengaruhinya, seperti aspek ekonomi, teknologi, sosial, lingkungan, dan individu. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dengan 5 petani senior, observasi langsung di lapangan, serta analisis data reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani memiliki persepsi positif terhadap manfaat pertanian berkelanjutan dalam meningkatkan produktivitas dan menjaga lingkungan, tetapi terhambat oleh biaya tinggi, kurangnya pelatihan, akses modal terbatas, serta pengetahuan rendah tentang sertifikasi ISPO. Faktor utama pembentuk persepsi meliputi keterbatasan ekonomi dan teknologi yang membuat adopsi praktik berkelanjutan belum optimal.