Abstrak
Penelitian yang berjudul “Strategi Pengelolaan Dakwah Pengurus Masjid dalam Program Tabungan Kurban (Studi di Nagari Batu Bajanjang, Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok)”. Disusun oleh Ikhlas Sul ‘Amal Nim 4321003. Mahasiswa Program Studi S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi (UIN Bukittinggi). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi dakwah yang dijalankan oleh pengurus Masjid Nurul Islam dalam mengelola program tabungan kurban sebagai upaya mendorong peningkatan partisipasi dan kesadaran beribadah masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan pengurus masjid serta jamaah yang berpartisipasi dalam program tabungan kurban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan dakwah yang diterapkan oleh pengurus Masjid Nurul Islam berjalan secara sistematis dengan mengacu pada empat fungsi utama manajemen dakwah menurut M. Munir, yaitu perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), dan pengawasan (controlling). Pada tahap perencanaan, pengurus menyesuaikan mekanisme program dengan kondisi ekonomi masyarakat yang mayoritas bekerja di sektor agraris agar program lebih mudah diikuti. Pada tahap pengorganisasian, dibentuk struktur kerja yang teratur dengan pembagian tugas sesuai kemampuan masing-masing anggota. Tahap pelaksanaan dilakukan secara rutin dan transparan, disertai pembinaan spiritual melalui kegiatan pengajian yang membahas keutamaan ibadah kurban. Adapun tahap pengawasan dilakukan dengan sistem pencatatan serta pelaporan keuangan secara berkala kepada masyarakat untuk menjaga akuntabilitas program. Program tabungan kurban ini mampu meningkatkan partisipasi mayarakat, mempererat ukhuwah Islamiyah, menumbuhkan kedisiplinan dalam beribadah, serta memberikan kesempatan bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk tetap melaksanakan ibadah kurban. Dengan demikian, strategi pengelolaan dakwah yang dijalankan oleh pengurus Masjid Nurul Islam tidak hanya berfokus pada aspek ritual keagamaan semata, tetapi juga menjadi bentuk dakwah bil-hal yang mendorong semangat kebersamaan, gotong royong, serta pemberdayaan ekonomi umat.