Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BRAINSTROMING TERHADAP KEAKTIFAN SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS VIII SMP NEGERI 3 AMPEK ANGKEK TAHUN PEMBELAJARAN 2024/2025

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan Matematika•11 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan pada proses pembelajaran matematika di kelas VIII SMP Negeri 3 Ampek Angkek, yaitu rendahnya keaktifan siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. Pembelajaran masih berpusat pada guru sehingga siswa cenderung pasif, hanya mendengarkan penjelasan tanpa berani mengemukakan pendapat, bertanya, ataupun berpartisipasi aktif dalam diskusi. Kondisi ini menyebabkan rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran dan berpengaruh terhadap hasil belajar mereka. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan penerapan model pembelajaran yang mampu mendorong siswa agar aktif dan berani berpendapat. Salah satu model yang dapat digunakan adalah model pembelajaran Brainstorming.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran Brainstoirming terhadap keaktifan siswa pada pembelajaran matematika di kelas VIII SMP Negeri 3 Ampek Angkek Tahun Pelajaran 2024/2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh signifikan penerapan model pembelajaran Brainstorming terhadap keaktifan siswa dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain The Static Group Comparison Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan model pembelajaran Brainstorming dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui observasi dan angket keaktifan siswa, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik untuk mengetahui perbedaan keaktifan antara kedua kelompok tersebut. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh rata-rata keaktifan siswa pada kelas eksperimen sebesar 57,52 dengan standar deviasi 5,49, sedangkan rata-rata keaktifan pada kelas kontrol sebesar 39,64 dengan standar deviasi 5,60. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa kedua kelompok data berdistribusi normal, dan uji homogenitas menghasilkan P-Value sebesar 0,728 yang berarti kedua kelompok memiliki varians yang homogen. Selanjutnya, hasil uji-t menunjukkan nilai t-hitung = 10,982 dengan P-Value = 0,000 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara keaktifan siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Brainstorming berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan keaktifan siswa pada pembelajaran matematika di kelas VIII SMP Negeri 3 Ampek Angkek Tahun Pelajaran 2024/2025.

Kata kunci

Model Pembelajaran Brainstorming, Keaktifan Siswa, Pembelajaran Matematika.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BRAINSTROMING TERHADAP KEAKTIFAN SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS VIII SMP NEGERI 3 AMPEK ANGKEK TAHUN PEMBELAJARAN 2024/20252025 · oai:ais:skripsi:19074