Abstrak
Skripsi ini berjudul ― Analisis Eksistensi Pasar Tradisional Di Bawah Ancaman Kemajuan Pasar Modern ( Studi Kasus Pasar Tempurung Kecamataan Kinali Kabupaten Pasaman Barat). Disusun Oleh Sri Wahyuni, NIM 3220218, Mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi pasar tradisional di bawah ancaman kemajuan pasar modern, dengan studi kasus pada Pasar Tempurung Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat. Fenomena yang diamati adalah semakin berkembangnya pasar modern seperti minimarket dan supermarket di sekitar wilayah Kinali yang berpotensi mengurangi daya saing dan minat masyarakat terhadap pasar tradisional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pedagang, pembeli, serta pengelola pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kehadiran pasar modern memberikan dampak terhadap penurunan jumlah pembeli dan pendapatan sebagian pedagang di Pasar Tempurung, namun pasar tradisional tetap memiliki daya tarik tersendiri. Faktor utama yang menjaga eksistensinya meliputi harga barang yang lebih terjangkau, adanya sistem tawar-menawar, hubungan sosial yang erat antara pedagang dan pembeli, serta ketersediaan produk lokal yang segar. Selain itu, sebagian besar masyarakat kelas menengah ke bawah masih menjadikan pasar tradisional sebagai tempat utama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun demikian, tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana dan prasarana, kebersihan pasar yang belum optimal, serta minimnya dukungan dari pemerintah daerah dalam revitalisasi pasar. Oleh karena itu, perlu adanya perhatian lebih dari pemerintah, seperti perbaikan infrastruktur, pelatihan pedagang, dan regulasi yang berpihak pada pasar tradisional agar mampu bertahan di tengah persaingan pasar modern. Kata Kunci: Eksistensi, Pasar Tradisional, Pasar Modern, Pedagang, Ekonomi Kerakyatan.