Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Banuhampu Tahun Pelajaran 2025/2026. Proses berpikir kreatif matematis siswa dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah belum memenuhi tahapan – tahapan berpikir kreatif. Pada setiap tahapan berpikir kreatif, siswa menunjukkan kesulitan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses berpikir kreatif matematis siswa kelas VIII dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah di SMP Negeri 1 Banuhampu. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah tiga orang siswa yang terdiri dari satu siswa berkemampuan kreatif, cukup kreatif dan kurang kreatif. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Proses berpikir kreatif matematis pada penelitian ini menggunakan tahapan Wallas yaitu persiapan, inkubasi, iluminasi dan verifikasi. Instumen yang digunakan dalam penelitian adalah tes pemecahan masalah dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi teknik yaitu membandingkan hasil tes dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa berkemampuan kreatif mampu melalui keempat tahapan proses berpikir kreatif secara lengkap, dan mampu menghasilkan solusi yang bervariasi dan kreatif. Siswa berkemampuan cukup kreatif mampu melalui keempat tahapan, namun siswa belum mampu menunjukkan fleksibilitas dan kebaruan ide secara konsisten. Siswa berkemampuan kurang kreatif hanya mampu melalui sebagian tahapan proses berpikir kreatif, dan hanya mampu memberikan satu ide penyelesaian berdasarkan pemahamannya. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa proses berpikir kreatif matematis siswa kelas VIII dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah di SMP Negeri 1 Banuhampu menunjukkan proses yang berbeda – beda untuk tiap tingkatan kemampuan berpikir kreatif matematis.