Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

Analisis strategi pengembangan wisata tabiang takuruang berbasis kearifan lokal dalam perspektif syariah

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pariwisata Syariah•7 dilihat · 4 unduhan

Abstrak

Skripsi ini disusun oleh Rahmat Azif, NIM 3521073, dari Jurusan Pariwisata Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini berjudul "Analisis Strategi Pengembangan Wisata Tabiang Takuruang Berbasis Kearifan Lokal dalam Perspektif Syariah". Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara realitas di lapangan dan prinsip-prinsip wisata syariah yang belum sepenuhnya diterapkan dalam pengelolaan wisata. Masalah utama yang menghambat pengembangan wisata berbasis nilai-nilai Islam meliputi belum tersedianya fasilitas ibadah yang memadai, tidak adanya pengaturan batasan aurat dan interaksi antara laki-laki dan perempuan, serta aktivitas wisatawan yang kurang terkontrol karena belum adanya aturan tertulis. Kondisi ini menciptakan kesenjangan antara potensi budaya lokal dan kebutuhan wisatawan Muslim akan pengalaman wisata yang sesuai syariat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merumuskan strategi pengembangan wisata Tabiang Takuruang yang berbasis kearifan lokal dalam perspektif syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pendekatan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis SWOT untuk merumuskan strategi yang tepat dalam pengembangan wisata yang mengintegrasikan kearifan lokal dan nilai-nilai syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wisata Tabiang Takuruang memiliki potensi besar yang perlu dikembangkan, terutama dengan memanfaatkan keindahan alam sebagai daya tarik utama serta mengembangkan kearifan lokal dan budaya masyarakat Jorong Jambak, seperti mairiak padi, manjalo ikan, batagak kudo-kudo rumah, dan siklus masa berladang. Namun, ditemukan bahwa beberapa aspek wisata syariah belum terpenuhi, seperti fasilitas toilet yang belum sesuai adab Islam, mushola yang tidak terawat, dan penerangan jalan yang belum lengkap. Selain itu, belum ada aturan syariah tertulis bagi wisatawan terkait adab berpakaian, jam kunjungan, sejarah tempat wisata, serta pemahaman masyarakat dan pengelola mengenai wisata syariah yang masih perlu ditingkatkan. Berdasarkan kesenjangan tersebut, ditemukan strategi S-T yang dapat diterapkan, antara lain: memperkuat nilai budaya dan kearifan lokal (seperti mairiak padi, batagak kudo-kudo rumah) dalam atraksi wisata untuk membendung pengaruh budaya luar; menyisipkan edukasi nilai-nilai syariah dalam setiap kegiatan wisata agar identitas generasi muda tetap terjaga; meningkatkan peran masyarakat sebagai pemandu wisata dan penjaga nilai lokal untuk meminimalkan potensi konflik sosial; mempromosikan wisata ramah lingkungan berbasis kearifan lokal untuk mencegah kerusakan alam; dan menampilkan keramahan serta partisipasi masyarakat sebagai daya tarik wisata unggulan di tengah tantangan gaya hidup modern wisatawan.

Kata kunci

Kata Kunci: Strategi Pengembangan Wisata, Kearifan Lokal, Syariah

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Analisis strategi pengembangan wisata tabiang takuruang berbasis kearifan lokal dalam perspektif syariah2025 · oai:ais:skripsi:18768