Abstrak
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Pengangguran Dan Jumlah Penduduk Terhadap Kemiskinan Di Provinsi Sumatera Barat” yang ditulis oleh Ike Nurjanah, NIM 3220086 Program Studi S1 Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengangguran dan jumlah penduduk terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Sumatera Barat. Kemiskinan masih menjadi persoalan kompleks di Indonesia yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal. Berdasarkan teori Malthus, pertumbuhan penduduk yang tidak seimbang dengan peningkatan produktivitas dapat memicu kemiskinan. Sementara itu, pengangguran yang tinggi turut memperburuk kondisi ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier berganda berdasarkan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat selama periode 2000–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengangguran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan, sedangkan jumlah penduduk memiliki pengaruh negatif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan dengan nilai koefisien determinasi sebesar 87%. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan pengangguran cenderung meningkatkan kemiskinan, sementara peningkatan jumlah penduduk yang diiringi dengan perbaikan kualitas hidup dan aktivitas ekonomi dapat menurunkan tingkat kemiskinan. Dengan demikian, upaya pengentasan kemiskinan di Provinsi Sumatera Barat perlu difokuskan pada pengurangan pengangguran dan pengelolaan pertumbuhan penduduk yang produktif.