Abstrak
Perusahaan dikatakan berhasil ketika besarnya profitabilitas yang dilaporkan. Apabila perusahaan ingin melangsungkan hidup, maka perusahaan harus menjaga profitabilitas dengan cara mencerminkan kinerja perusahaan yang baik. Semakin baik kinerja perusahaan maka tingkat profitabilitas akan semakin tinggi dan dapat menarik investor. agar suatu perusahaan mudah dalam mendapat modal dari luar atau menarik investor untuk menanam modalnya maka perusahaan harus memiliki profitabilitas atau keuntungan, dimana tujuan akhir dari perusahaan adalah memperoleh laba atau keuntungan yang maksimal. Struktur Modal adalah cara perusahaan mendanai aset dan operationalnya. Profitabilitas adalah kemampuan perusahaan menghasilkan laba atau keuntungan dari operationalnya. Dengan menggunakan Debt to Asset Ratio pada Struktur Modal dan Return On Asset pada Profitabilitas sebagai metode untuk mengukur seberapa pengaruh Struktur modal terhadap Profitabilitas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, dengan total 52 observasi dari 13 perusahaan selama periode empat tahun. Analisis data menggunakan Regresi Linier Sederhana dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS versi 24. Berdasarkan hasil pengujian debt to asset mempunyai pengaruh negatif dan signifikan terhadap return on asset, artinya debt to asset ratio meningkat sebesar satu 1 maka return on asset mengalami penurunan sebesar -0,147.