Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

KOMUNIKASI ANTARBUDAYA PADA PERNIKAHAN ANTAR ETNIS MANDAILING DAN MINANG DI NAGARI AUA KUNIANG KABUPATEN PASAMAN BARAT ( Studi Kasus di Jorong Sukamenanti )

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Komunikasi dan Penyiaran Islam•5 dilihat · 3 unduhan

Abstrak

Skripsil ini berjudull "Komunikasil Antar Budayal pada Pernikahanl antar Etnisl Mandailing dasnl Minang dil Nagari Aua Kuniang Jorong Sukamenanti Kabuapaten Pasaman Barat" yang disusun oleh Dila Fitri Andayani Agusti NIM 4321011 pada Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi. 2025 Penelitian ini membahasl tentang Komunikasil Antarbudayal pada pasangan pernikahanl antar etnisl Mandailing danl Minang dil Nagari Aua Kuniang Kabuapaten Pasaman Barat. Tujuan Penelitianl inil yaitu untukl mengetahuil komunikasil antarbudayal pada pernikahanl antar etnisl Mandailing danl Minang dil Nagari Aua Kuniang Pasaman Barat, dan untuk mengetahui faktor pendorong sertal faktor penghambatl komunikasi antarbudayal pada pasanganl pernikahan antarl etnisl Mandailing dan Minang di Nagari Aua Kuniang Pasaman Barat. Jenis penelitian ini yaitu penelitian lapangan dengan jenis penelitian kualitatif. Adapun pendekatan penelitian ini yang digunakan yaitu pendekatan komunikasi. Subyek Penelitian yaitu pasangan beda etnis (Mandailing dan Minang), tokoh adat, jorong, dan masyarakat Nagari Aua Kuniang. Metode pengumpulan data yaitu dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini ialah, (1) Komunikasi antarbudaya pada pernikahan antar etnis Mandailing dan Minang yaitu Kemampuan berbahasa pasangan, Pemahaman nilai dan norma budaya pasangan, Kemampuan menyesuaikan diri dengan pasangan, Frekuensi dan kualitas komunikasi pasangan, Tingkat kesepakatan pasangan dalam mengambil keputusan, Kemampuan pasangan mengatasi konflik dan perbedaan pendapat, Tingkat kepuasan pasangan dalam pernikahan, Kemampuan pasangan membangun hubungan yang harmonis dan langgeng, Lamanya pernikahan, dan jumlah konflik yang terjadi dalam rumah tangga pasangan suami istri yang beretnis Mandailing dan Minang. (2) Faktor Pendorong dan Penghambat komunikasi antarbudaya pada pasangan pernikahan beda Etnis Mandailing dan Minang di Nagari Aua Kuniang. Pertama, Faktor Pendorong dapat berupa Kemampuan bahasa yang baik, Kesediaan untuk memahami budaya lain, Sikap terbuka dan toleran, Pengalaman berkomunikasi dengan orang dari budaya lain.. Kedua, Faktor Penghambat dapat berupa perbedaan budaya dan bahasa, Prasangka Cara pandang, dan Kurangnya pengetahuan tentang budaya lain.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1KOMUNIKASI ANTARBUDAYA PADA PERNIKAHAN ANTAR ETNIS MANDAILING DAN MINANG DI NAGARI AUA KUNIANG KABUPATEN PASAMAN BARAT ( Studi Kasus di Jorong Sukamenanti )2025 · oai:ais:skripsi:18548