Abstrak
Skripsi ini berjudul "Praktik Jual Beli Sawit Di Desa Pasang Lela Kecamatan Na IX-X Kabupaten Labuhanbatu Utara Ditinjau Dari Konsep Al-Urf Disusun Oleh Syarifah Anum Nasution NIM. 1221.023, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Universitas Islam Negeri Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini menganalisis praktik jual beli kelapa sawit di Desa Pasang Lela, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara, ditinjau dari konsep Al-Urf. Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa petani sawit di desa tersebut menghadapi beberapa masalah, termasuk keterlambatan pembayaran dan posisi tawar yang rendah karena harga jual ditentukan sepihak oleh pengepul berdasarkan harga pabrik, serta pengepul sering tidak memiliki modal yang cukup dan pembayaran baru diterima setelah pengepul menjual hasil sawit ke pabrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik jual beli sawit di Desa Pasang Lela dan menganalisis tinjauan Al-Urf terhadap praktik tersebut. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan observasi langsung di lapangan. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah petani dan pengepul, sedangkan untuk data sekunder dalam penelitian ini yaitu buku, skripsi dan jurnal. Adapun dalam menganalisis data, penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli kelapa sawit di Desa Pasang Lela, Kecamatan NA IX-X, Labuhanbatu Utara bahwa, petani tidak langsung menerima pembayaran setelah sawit dijual kepada pengepul tetapi pembayaran dilakukan tiga sampai lima hari kemudian. Padahal petani membutuhkan uang tersebut untuk biaya hidupnya. Praktik jual beli sawit di Desa Pasang Lela pada dasarnya memenuhi rukun dan syarat, tapi apabila ditinjau dari perspektif "Urf kebiasaan- kebiasaan tersebut termasuk dalam kategori Urf fasid karena meskipun telah menjadi kebiasaan yang umum dan berlangsung secara terus-menerus di tengah masyarakat, namun bertentangan dengan prinsip dasar syariah karena merugikan salah satu pihak yang melakukan transaksi.