Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

PENGGUNAAN TEKNOLOGI VR ( VIRTUAL REALITY ) DALAM PENYALURAN SEX PERPEKTIF MAQASHID SYARIAH

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Islam•8 dilihat · 5 unduhan

Abstrak

Tesis ini berjudul “Penggunaan Teknologi VR (Virtual Reality) dalam Penyaluran Seks Perspektif Maqashid Syariah”, Muhammad Afif Alfikri, NIM 10122018, Program Studi Magister Hukum Keluarga Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi tahun 2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi digital yang semakin masif, khususnya pada bidang realitas virtual (Virtual Reality/VR), yang mulai digunakan dalam aktivitas seksual secara individual melalui media simulasi digital. Fenomena ini menimbulkan problematika baru dalam dimensi etika, hukum, dan keagamaan pengguna teknologi tersebut tidak lagi membutuhkan pasangan dalam penyaluran Hasrat seksualnya. Tindakan tersebut jelas bertentangan dengan prinsip-prinsip utama maqashid al-syariah, yang menekankan pentingnya menjaga lima aspek mendasar dalam kehidupan manusia: yakni agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana bentuk pemanfaatan teknologi Virtual Reality (VR) dalam aktivitas seksual serta apa saja dampak yang ditimbulkannya. Selain itu, studi ini juga akan mengkaji pandangan maqashid al-syariah terhadap konsekuensi dari penggunaan teknologi VR dalam konteks tersebut. Penelitian ini bersifat kepustakaan (library research) dan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis isi serta deskriptif kualitatif. Adapun sumber data primer dalam studi ini meliputi Al-Qur’an, Hadis, serta literatur fikih baik dari sumber klasik maupun kontemporer. Sementara itu, data sekunder diperoleh dari buku-buku, jurnal akademik, serta artikel ilmiah yang memiliki keterkaitan dengan topik teknologi dan maqashid al-syariah. Penelitian ini menghasilkan beberapa temuan penting. Pertama, pemanfaatan teknologi Virtual Reality dalam aktivitas seksual menciptakan pengalaman simulatif yang menyerupai hubungan nyata, namun berisiko mengganggu kondisi psikologis dan interaksi sosial penggunanya. Kedua, ditinjau dari maqashid al-syariah, praktik ini berpotensi merusak perlindungan terhadap akal, jiwa, dan keturunan, karena dapat menyebabkan kecanduan, melemahkan peran sosial keluarga, serta merancukan batasan etika dan moral. Ketiga, meskipun teknologi pada dasarnya bersifat netral, penggunaannya dalam konteks seksual menuntut adanya regulasi dan pertimbangan etis yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariat Islam. Dengan demikian, maqashid al-syariah dapat dijadikan sebagai alat evaluatif untuk menentukan apakah suatu praktik digital modern, seperti penggunaan VR untuk kepentingan seksual, memberikan manfaat (maslahah) atau justru menimbulkan kerusakan (mafsadah).

Kata kunci

Kata Kunci: Teknologi VR, Kecerdesan Buatan, Maqashid Syariah

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PENGGUNAAN TEKNOLOGI VR ( VIRTUAL REALITY ) DALAM PENYALURAN SEX PERPEKTIF MAQASHID SYARIAH2025 · oai:ais:skripsi:18427