Abstrak
Skripsi ini disusun oleh ABERT ATTAQI dengan NIM 3221183 program studi srata-1 (S1) Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Dengan judul skripsi “Pengaruh Proses Pengolahan Terhadap Kualitas Produk Gambir Nagari Muaro Paiti Kabupaten Lima Puluh Kota Sumatera Barat” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan kualitas gambir Nagari Muaro Paiti, Kabupaten Lima Puluh Kota Sumatera Barat. Meskipun produksi gambir di wilayah ini menunjukkan peninkatan signifikan dari tahun 2020 hingga 2024, kualitas produksi masih menjadi kendala utama akibat proses pengolahan yang belum efisien dan kurangnya penerapan teknologi modern. Metode pengolahan yang masihtradisional, seperti perebusan menggunakan tungku kayu sederhana dan pengerinan manual dibawah sinar matahari, menyebabkan variasi kualitas produk dan rentan terhadap pertumbuhan jamur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh proses pengolahan terhadap kualitas produk gambir yang dihasilkan di Nagari Muaro Paiti, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan kuesioner disebarkan kepada 30 petani gambir yang memiliki rumah pengolahan di Nagari Muaro Paiti sebagai sampel, menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independen adalah proses pengolahan gambir (X), meliputi cara pengolahan, teknologi, dan keterampilan pekerja, sedangkan variabel dependen adalah kualitas produk gambir (Y), yang diukur dari kandungan zat, kebersihan, keamanan, dan konsistensi mutu. Data dianalisis menggunakan metode deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji regresi sederhana, uji koefisien korelasi, uji koefisien determinasi, dan uji hipotesis (uji t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengolahan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas produk gambir yang dihasilkan di Nagari Muaro Paiti. Ini dibuktikan dengan hasil regresi sederhana yang menunjukkan persamaan Y = 12.647 + 0.387X, serta nilai signifikansi sebesar 0,001 (p 0,05). Koefisien korelasi (R) sebesar 0,579 menunjukkan hubungan yang cukup kuat, searah, dan positif antara proses pengolahan dan kualitas produk. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,336 mengindikasikan bahwa 33,6% variasi kualitas produk gambir dijelaskan oleh proses pengolahan, sementara sisanya (66,4%) dipengaruhi oleh faktor lain seperti kualitas bahan baku, alat produksi, keterampilan tenaga kerja, dan kondisi lingkungan. Kondisi lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar petani masih mengandalkan metode tradisional yang kurang efisien, menyebabkan kehilangan zat alami hingga 70% dan tidak memenuhi standar ekspor.