Abstrak
Program pertukaran pelajar di SMAN 1 Padang Panjang merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan wawasan, pengalaman, dan kemampuan siswa melalui pembelajaran lintas lingkungan. Seleksi peserta program ini memerlukan proses yang adil dan terstruktur agar siswa yang terpilih benar-benar memenuhi kriteria yang ditetapkan. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan beberapa permasalahan, seperti kurangnya transparansi dalam proses seleksi serta penilaian yang cenderung subjektif. Hal ini menimbulkan kebingungan dan ketidakpuasan di kalangan siswa dan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dalam menentukan peserta pertukaran pelajar secara objektif dan terukur. Metode AHP digunakan untuk menyusun hierarki kriteria dan alternatif, serta menghitung bobot prioritas masing-masing siswa. Pengolahan data dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu perhitungan manual dan menggunakan aplikasi Super Decisions, guna membandingkan keakuratan dan efisiensi sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot dan peringkat siswa yang diperoleh dari kedua pendekatan memiliki hasil yang identik. Uji validitas hasil menunjukkan nilai sebesar 0,92 (kategori valid), uji praktikalitas mencapai 93,3% (kategori sangat praktis), dan uji efektivitas sebesar 0,803 (kategori tinggi). Temuan ini membuktikan bahwa SPK berbasis AHP dengan bantuan aplikasi Super Decisions mampu memberikan hasil yang akurat, efisien, dan layak diterapkan dalam proses seleksi siswa. Dengan demikian, sistem ini diharapkan menjadi solusi yang tepat untuk meningkatkan objektivitas, transparansi, dan efisiensi dalam pengambilan keputusan seleksi peserta pertukaran pelajar di lingkungan pendidikan.