Abstrak
Skripsi atas nama Zikra Mailana, Nim 2621.045, dengan Judul “ Pengaruh Quarter Life Crisis terhadap Perencanaan Karier Siswa SMK Negeri 1 Solok” Skripsi Program Sarjana, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Program Studi Pendidikan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Quarter life crisis merupakan priode krisis saat dimana individu merasakan kecemasan serta kegelisahan yang disebabkan karena mereka mulai mempertanyakan tujuan serta arah hidupnya, pencapaian yang akan diraih, serta kepuasan dalam menjalani kehidupannya. Berdasarkan fakta dilapangan banyak siswa mengalami fenomena tersebut, salah satunya adalah siswa SMK Negeri 1 Kota Solok. Hal ini dapat terjadi karena siswa SMK Kelas XII berada pada masa transisi remaja menuju dewasa awal dimana mereka juga sedang didalam keraguan antara melanjutkan keperguruan tinggi atau langsung memasuki dunia kerja, oleh karena itu siswa mulai mempertanyakan arah hidupnya dan karier kedepannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh quarter life crisis pada siswa SMK Negeri 1 Kota Solok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik proportionate stratified rondom sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMK N 1 Kota Solok yang berjumlah 483 siswa dengan sampel sebanyak 83 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket Quarter life Crisis yang disusun berdasarkan aspek-aspek dari Robbins dan wilner (2001) dan Angket Perencanaan karier yang disusun berdasarkan aspek-aspek dari super (dalam W.S Winkel dan Sri Hastuti). Hasil penelitian menunjukkan bahwa quarter ife crisis memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perencanaan karier siswa. uji regresi menunjukkan bahwa Nilai Koefisien determinan (R^2 ) sebesar 0,117 menunjukkan bahwa 11,7% pengaruh quarter life crisis terhadap perencanaan karier siswa sementara 88,3% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain.