Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

Islam dan Multikulturalisme Agama Persperktif Ahmad Syafi'i Ma'arif dan Relevansinya dalam Konteks Keindonesiaan

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Aqidah dan Filsafat Islam•11 dilihat · 4 unduhan

Abstrak

Skripsi ini berjudul “Islam Dan Multikulturalisme Agama Perspektif Ahmad Syafi’i Ma’arif Dan Relavansinya Dalam Konteks Keindonesiaan” disusun oleh Yonaldo Efendi, NIM 4521005 Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi 2025. Riset ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa keberagaman agama di Indonesia merupakan fakta sosial yang tak terelakkan dan menjadi bagian penting dari identitas kebangsaan. Namun, dalam prakteknya, keberagaman ini masih sering menghadapi tantangan seperti intoleransi, diskriminasi, serta konflik berbasis agama. Dalam konteks ini, pemikiran Ahmad Syafi’i Ma’arif menjadi sangat relevan karena menawarkan perspektif Islam yang inklusif, humanis, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: pertama, apa latar belakang dan metode pemikiran Ahmad Syafi’i Ma’arif; kedua, bagaimana pandangan Ahmad Syafi’i Ma’arif tentang relasi antara Islam dan multikulturalisme agama; dan ketiga, bagaimana relevansi pemikiran Ahmad Syafi’i Ma’arif tentang multikulturalisme agama dalam konteks keindonesiaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data dikumpulkan dari karya-karya primer Ahmad Syafi’i Ma’arif serta sumber sekunder seperti buku, jurnal, dan tulisan ilmiah lain yang relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dan content analysis, yaitu mengkaji isi pemikiran tokoh secara mendalam dengan memperhatikan konteks sosial, historis, dan filosofisnya. Hasil penelitian ini yaitu: pertama, latar belakang dan metode berpikir Ahmad Syafi’i Ma’arif dipengaruhi oleh latar belakang intelektualnya dalam tradisi Islam modernis dan keterlibatannya dalam dinamika sosial-politik Indonesia, ia mempunyai pemikiran yang moderat. Ia menggunakan pendekatan historis dan rasional yang menekankan pentingnya nilai moral dan kemanusiaan dalam memahami Islam. Kedua, ia melihat relasi antara Islam dan multikulturalisme agama sebagai hubungan yang saling menguatkan, di mana Islam mengakui dan menghargai keberagaman sebagai bagian dari sunnatullah. Ia menolak keras eksklusivisme dan fanatisme keagamaan serta mengajak umat Islam untuk hidup berdampingan secara damai dengan pemeluk agama lain. Ketiga, pemikirannya sangat relevan dalam konteks Indonesia karena mendorong integrasi antara nilai keislaman dan nilai kebangsaan, serta menawarkan solusi terhadap persoalan intoleransi dan polarisasi sosial melalui pendekatan dialog antar agama, pendidikan multikultural, dan penghargaan terhadap hak-hak minoritas. Pemikiran Syafi’i Ma’arif menjadi rujukan penting dalam membangun masyarakat Indonesia yang plural, adil, dan bermartabat.

Kata kunci

Islam, Multikulturalisme agama, Syafii Maarif, Toleransi, Indonesia

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Islam dan Multikulturalisme Agama Persperktif Ahmad Syafi'i Ma'arif dan Relevansinya dalam Konteks Keindonesiaan2025 · oai:ais:skripsi:18076

Publikasi terkait