Abstrak
Skirpsi yang berjudul “Interaksi Simbolik Konten Kreator Facebook (Studi Kasus Ibu Rumah Tangga Di Jorong Sukerejo Pasaman Barat)” ini disusun oleh Wina Oktavia dengan NIM 4321035 mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. Latar belakang penelitian ini adalah interaksi simbolik yang terjadi antara Ibu rumah tangga sebagai konten kreator di Facebook dan audiens. Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses interaksi simbolik yang melibatkan pembentukan identitas digital dan dampak positif serta negatif dari aktivitas tersebut. Berdasarkan hasil observasi awal ditemukan bahwa terdapat 36 ibu rumah tangga dengan total 42 akun Facebook yang aktif membuat konten baik yang positif maupun negatif. Fenomena ini menarik untuk dikaji karena interaksi simbolik yang terjadi antara konten kreator dan audiens memiliki keunikan tersendiri, terutama dengan penggunaan bahasa Indonesia, Jawa, dan Mandailing dalam komunikasi mereka. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yaitu penelitian dengan menggambarkan keadaan objek pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak apa adanya. Adapun sumber data dari penelitian ini adalah Ibu rumah tangga sebagai konten kreator. Sedangkan untuk teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan dan keabsahan data dengan triangulasi sumber, triangulasi waktu, triangulasi teori, triangulasi peneliti, dan triangulasi metode. Teknik analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, data display, dan penarikan/verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama proses interaksi simbolik melibatkan tiga konsep proses utama: Pikiran (Mind), Diri (Self), dan Masyarakat (Society). Ibu rumah tangga di Jorong Sukorejo mengalami pembentukan identitas digital melalui umpan balik dari audiens, yang meningkatkan kepercayaan diri dan memberikan peluang pendapatan tambahan. Kedua dampak positif dari interaksi ini termasuk penguatan kohesi sosial, di mana konten yang dihasilkan memperkuat ikatan antarwarga dan menciptakan rasa kebersamaan. Ketiga dampak negatif, seperti tekanan untuk memproduksi konten dan ambiguitas peran yang menimbulkan stres. Kata Kunci: Interaksi Simbolik, Konten Kreator Facebook, Ibu Rumah Tangga.