Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perceived Usefulness dan Perceived Ease Of Use terhadap Repurchase Intention dengan mediasi Halal Lifestyle pada pengguna Shopee di kalangan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dan menggunakan aplikasi Shopee. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 180 responden. Metode analisis data yang diterapkan dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived Usefulness memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Repurchase Intention, namun tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap Halal Lifestyle. Sebaliknya, Perceived Ease of Use terbukti berpengaruh positif dan signifikan baik terhadap Repurchase Intention maupun Halal Lifestyle. Meskipun demikian, variabel Halal Lifestyle tidak berperan sebagai mediator yang signifikan dalam hubungan antara kedua persepsi teknologi tersebut dengan niat pembelian ulang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa meskipun pengguna merasakan manfaat dan kemudahan dalam penggunaan Shopee, nilai-nilai religius seperti Halal Lifestyle tidak secara langsung mempengaruhi intensi untuk melakukan pembelian ulang. Temuan ini menegaskan bahwa aspek fungsional dan kemudahan penggunaan teknologi lebih berperan dalam mendorong perilaku pembelian ulang dibandingkan dengan komitmen terhadap prinsip gaya hidup halal.