Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

ANALISIS SEKTOR UNGGULAN KOTA BUKITTINGGI DENGAN METODE LOCATION QUOTIENT DAN SHIFT SHARE

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Ekonomi Islam•9 dilihat · 4 unduhan

Abstrak

Pertumbuhan ekonomi suatu wilayah tidak hanya dipengaruhi oleh faktor makroekonomi, tetapi juga oleh potensi sektor-sektor yang dapat meningkatkan output dan penyerapan tenaga kerja. Analisis sektor unggulan menjadi krusial untuk mengidentifikasi sektor-sektor yang berperan penting dalam perekonomian daerah, sehingga prioritas pembangunan dapat selaras dengan potensi ekonomi yang ada. Tingkat pertumbuhan ekonomi daerah bisa dilihat dari besar nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), yang dimana terdapat besaran jumlah output barang ataupun jasa dihasilkan dari aktivitas ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sektor unggulan (basis) dan sektor potensial yang dapat dikembangkan lebih lanjut untuk menunjang pertumbuhan ekonomi Kota Bukittinggi. Dengan harapan hasil dari penelitian ini dapat menjadi bahan masukan dan pertimbangan sebagai perencanaan pembangunan ekonomi daerah yang akan datang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif, menggunakan teknik dokumentasi yang diperoleh dari data yang telah dipublikasikan resmi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bukittinggi dan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat, data yang digunakan merupakan data PDRB Atas Dasar Harga Konstan 2010 (ADHK) menurut lapangan usaha. Metode yang digunkan dalam penelitian ini yaitu Metode Analisis Location Quotient dan Analisis Shift Share Hasil dari analisis LQ menunjukkan bahwa terdapat 12 sektor basis di Kota Bukittinggi, di antaranya adalah Sektor Pengadaan Listrik dan Gas, Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum, serta Sektor Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor. Sementara itu, 5 sektor lainnya tergolong non-basis. Hasil dari analisis Shift Share menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kota Bukittinggi secara positif dipengaruhi oleh tren pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Barat. Terdapat 9 sektor yang menunjukkan pertumbuhan proporsional positif, mengindikasikan pertumbuhan yang lebih cepat dibandingkan kategori yang sama di provinsi. Selain itu, 8 sektor memiliki daya saing yang baik terhadap sektor yang sama di Provinsi Sumatera Barat. Penggabungan hasil dari kedua metode menunjukkan bahwa terdapat 9 sektor unggulan yang konsisten di Kota Bukittinggi, yaitu Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Daur Ulang; Sektor Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor; Sektor Informasi dan Komunikasi; Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi; Sektor Real Estate; Sektor Jasa Perusahaan; Sektor Jasa Pendidikan; Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial; dan Sektor Jasa Lainnya. Sektor-sektor ini memiliki spesialisasi, keunggulan kompetitif, dan pertumbuhan yang lebih cepat di Kota Bukittinggi. Meskipun demikian, beberapa sektor basis seperti Pengadaan Listrik dan Gas, Transportasi dan Pergudangan, serta Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum menunjukkan penurunan daya saing dan pertumbuhan proporsional, memerlukan intervensi kebijakan pemerintah daerah untuk peningkatan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah Kota Bukittinggi dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang mendukung pengembangan sektor-sektor unggulan demi percepatan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kata kunci

Sektor Unggulan, Location Quotient, Shift Share, Kota Bukittinggi.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1ANALISIS SEKTOR UNGGULAN KOTA BUKITTINGGI DENGAN METODE LOCATION QUOTIENT DAN SHIFT SHARE2025 · oai:ais:skripsi:17710

Publikasi terkait