Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

Analis Pemikiran Taqiyuddin An-nabhani dalam penggunaan Fiat money dan dampaknya terhadap perekonomian sektor riil

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Ekonomi Syariah•6 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

Tesis ini disusun oleh Mila Rianti, SE Nim 30123020, dengan judul “Analisis Pemikiran Taqiyuddin An-Nabhani Dalam Penggunaan Fiat Money Dan Dampaknya Terhadap Perekonomian Sektor Riil” Perkembangan sistem moneter modern telah mengalami transformasi besar, terutama dengan adopsi fiat money sebagai alat tukar utama. Fiat money, atau uang kertas yang tidak didukung oleh aset fisik seperti emas dan perak, menjadi standar global setelah runtuhnya sistem Bretton Woods pada tahun 1971. Meskipun sistem ini menawarkan fleksibilitas dalam kebijakan moneter, penggunaan fiat money juga menimbulkan berbagai permasalahan ekonomi, terutama terkait inflasi, ketidakstabilan nilai tukar, dan krisis keuangan yang berulang. Dalam pandangan An-Nabhani, sistem moneter modern yang berbasis fiat money merupakan bagian dari tatanan kapitalisme global yang tidak adil dan berpotensi menimbulkan ketidakstabilan ekonomi, inflasi, dan ketimpangan distribusi kekayaan. Beliau menekankan bahwa hanya sistem moneter Islam berbasis dinar (emas) dan dirham (perak) yang mampu mewujudkan keadilan ekonomi dan stabilitas nilai tukar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan (library research) sumber analisis diperoleh dari sumber literatur beberapa buku, berita, artikel ilmiah (yang dapat diakses secara online melalui plat from dan google schoolar). Dalam konteks ini penting untuk memiliki kemampuan mengumpulkan, mendokumentasikan, dan menganalisis temuan-temuan yang relevan terkait topik penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran Taqiyuddin An-Nabhani mengenai penggunaan fiat money (uang kertas tanpa dukungan aset riil seperti emas dan perak) serta dampaknya terhadap perekonomian sektor riil. Hasil analisis menunjukkan bahwa fiat money membuka celah bagi manipulasi nilai mata uang, penciptaan uang secara berlebihan (fiat money expansion), serta spekulasi yang merugikan sektor riil seperti pertanian, perdagangan, dan industri. Sebaliknya, sistem moneter berbasis emas dan perak menurut An-Nabhani akan menguatkan sektor riil melalui stabilitas nilai tukar, mendorong perdagangan yang adil, dan menjaga daya beli masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan evaluasi terhadap sistem fiat money serta membuka ruang diskusi untuk alternatif sistem moneter berbasis syariah di era ekonomi global.

Kata kunci

kata kunci: Taqiyuddin An-Nabhani, fiat money, sektor riil, sistem moneter Islam, dinar-dirham.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Analis Pemikiran Taqiyuddin An-nabhani dalam penggunaan Fiat money dan dampaknya terhadap perekonomian sektor riil2025 · oai:ais:skripsi:17658