Abstrak
Skripsi ini berjudul“ Efektivitas Ta’zir terhadap Perilaku Santri di Pondok Pesantren Ashhabul Yamin ( Perspektif Hukum Pidana Islam)”, yang ditulis oleh Shafira Azhari, NIM 1421054, Program Studi Hukum Pidana Islam (Jinayah) Fakultas Syari’ah Universitas Islam Negeri (UIN) Syeh M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan sanksi dalam menjaga kedisiplinan dan membentuk perilaku santri di Pondok Pesantren. Alasan penulis mengangkat judul ini karena adanya permasalahan terkait pelanggaran aturan di pesantren sebelum penerapan ta'zir, serta ketertarikan untuk mengevaluasi dampak dari kebijakan tersebut terhadap perilaku santri. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif penerapan sanksi ta'zir di Pondok Pesantren Ashhabul Yamin sebelum dan sesudah di ta’zir, Adapun jenis penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang dilakukan dengan mengkaji serta menelaah data langsung dari lokasi penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, sebelum diberlakukannya aturan ta’zir secara tegas di Pondok Pesantren Ashhabul Yamin, tingkat pelanggaran santri sering terjadi, seperti meninggalkan pondok tanpa izin, pulang tanpa izin, terlambat kembali ke asrama, membawa handphone, tidak berpakaian syar'i, dan berpacaran. Dalam 5 tahun terakhir sebelum penerapan ta’zir pada tahun 2023, diperkirakan sekitar 100 santri melakukan pelanggaran, dengan sebagian besar melakukan pelanggaran berulang. Setelah aturan ta’zir diterapkan, jumlah pelanggar turun drastis menjadi sekitar 30 orang. Penerapan ta’zir yang meliputi nasihat, teguran, hukuman fisik ringan, hingga pemanggilan orang tua terbukti efektif dalam membentuk kesadaran dan kedisiplinan santri. Ta’zir juga berfungsi sebagai metode pendidikan karakter yang bertujuan membentuk santri yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak yang lebih baik sesuai dengan prinsip Hukum Pidana Islam.