Abstrak
Tesis ini berjudul “Analisis Peranan Generasi Muda Mensosialisasikan Zakat dalam Upaya Mewujudkan Tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) (Studi Kasus: Forum Indonesia Muda Bukittinggi)"disusun oleh Melza Fitriani, S.E (30123021). Mahasiswa Jurusan S2 Ekonomi Syariah Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.Penelitian ini dilatar belakangi karena Meskipun zakat memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan sosial dan ekonomi, masih terdapat kesenjangan antara potensi zakat yang besar dan realisasi penghimpunan serta distribusinya. Salah satu tantangan utama adalah rendahnya kesadaran dan partisipasi masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda, dalam memahami dan mensosialisasikan zakat sebagai instrumen pengentasan kemiskinan dan ketimpangan sosial. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada bagaimana peran generasi muda dalam mensosialisasikan zakat melalui Forum Indonesia Muda (FIM) Bukittinggi serta dampaknya terhadap pencapaian SDGs.Fokus utama penelitian ini adalah menganalisis peran generasi muda dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap zakat serta kontribusinya terhadap pencapaian SDGs, khususnya dalam aspek pengentasan kemiskinan dan ketimpangan sosial.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang bertujuan untuk memahami secara mendalam peranan Forum Indonesia Muda (FIM) Bukittinggi dalam mensosialisasikan zakat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumentasi dari kegiatan yang telah dilakukan oleh FIM Bukittinggi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa FIM Bukittinggi memainkan peran strategis dalam sosialisasi zakat melalui berbagai kegiatan, seperti literasi zakat, program sosial berbasis zakat, dan kolaborasi dengan lembaga zakat. Program unggulan seperti Subasa (Sudut Baca Anak Bangsa), FIM Akbar, dan berbagai aksi sosial lainnya berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan sosial. Kesimpulannya, keterlibatan generasi muda dalam sosialisasi zakat berkontribusi positif terhadap pencapaian SDGs, terutama dalam pengentasan kemiskinan (SDG 1), pendidikan berkualitas (SDG 4), pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (SDG 8), serta pengurangan ketimpangan sosial (SDG 10). Oleh karena itu, diperlukan sinergi lebih lanjut antara komunitas pemuda, lembaga zakat, dan pemerintah untuk mengoptimalkan peran zakat dalam pembangunan berkelanjutan.