Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

FENOMENA MINUMAN KERAS (KHAMR) DI KALANGAN REMAJA KAMPUNG GETI HILIR NAGARI TIGA SEPAKAT INDERAPURA KABUPATEN PESISIR SELATAN (STUDI TENTANG SOCIAL CONTROL TOKOH MASYARAKAT DAN HUKUM PIDANA ISLAM)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Pidana Islam (Jinayah)•7 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

Skripsi ini berjudul "Fenomena Minuman Keras (Khamr) di Kalangan Remaja Kampung Geti Hilir Nagari Tiga Sepakat Inderapura Kabupaten Pesisir Selatan (Studi Tentang Social Control Tokoh Masyarakat dan Hukum Pidana Islam)", yang ditulis olch Nuja Linasti, NIM 1421.022, Program Studi Hukum Pidana Islam (Jinayah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Skripsi ini ditulis karena adanya perbuatan atau kebiasaan remaja yang mengkonsumsi minuman keras (khamr) di Kampung Geti Hilir Nagari Tiga Sepakat Inderapura Kabupaten Pesisir Selatan. Perbuatan ini biasa dikalukan oleh remaja pada saat ada acara pesta yang mendatangkan orgen tunggal. Remaja yang seharusnya tengah malam dirumah tetapi ini remaja berkeliaran di luar rumah. setelah mabuk karena mengkonsumsi minuman keras (khamr) mereka berkelahi dan menganggu ketentraman masyarakat. Tetapi tidak ada tindakan lebih lanjut terkait hal ini. Berdasarkan hal ini maka penulis ingin untuk mengetahui secara utuh tentang bagiaman social control tokoh masyarakat terkait hal ini dan perspektif Hukum Pidana Islam terkait dengan fenomena remaja yang mengkonsumsi keras (khamr) ini. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang mana penelitian ini menggunakan pendekatan normatif empiris, yaitu metode penelitain. gabungan antara pendekatan hukum normatif dengan data empiris yang diambil dari perilaku manusia, baik perilaku verbal yang didapatkan dari wawancara maupun perilaku nyata yang dilakukan melalui pengamatan langsung, untuk menganalisis penerapan hukum dalam masyarakat. Sumber data primer dalam penelitian ini yaitu wawancara tokoh masyarakat Kampung Geti Hilir Nagari Tiga Sepakat Inderapura Kabupaten Pesisir Selatan, sedangkan untuk sumber sekunder adalah dengan membaca dari literature seperti buku, jurnal, artikel, dan literature lainnya. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditemukan bahwa social control atau upaya pengendalian sosial dari tokoh masyarakat Kampung Geti Hilir Nagari Tiga Sepakat Inderapura Kabupaten Pesisir Selatan terhadap fenomena minuman keras (khamr) di kalangan remaja yaitu upaya preventif (pencegahan terjadinya pelanggaran), sebagai berikut: pertama, melakukan penyuluhan atau sosialisasi bahaya narkoba dan minuman keras (khamr). Kedua, membentuk tim olahraga seperti futsal, voli, takraw, dan sanggar tari. Ketiga, menambah kegiatan-kegiatan yang banyak di habiskan di mesjid, seperti belajar tahfiz, penyelengaraan jenazah. karena biasanya di mesjid Nurul Huda Geti Hilir hanya mengaji saja. Keempat, memberi teguran dan menasehati jika kedapatan remaja yang mengkonsumsi minuman keras. Jika di tinjau dalam perspektif hukum pidana islam, maka perbuatan remaja yang mengkonsumsi minuman keras (khamr) ini perbuatan yang haram, dan dikenai hukuman 80 kali cambuk. Karena Mengkonsumsi minuman khamr termasuk kedalam jarimah hudud, yang aturannya telah di tetapkan Allah Swt.

Kata kunci

minuman keras (khamr), remaja, social control, hukum pidana Islam

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1FENOMENA MINUMAN KERAS (KHAMR) DI KALANGAN REMAJA KAMPUNG GETI HILIR NAGARI TIGA SEPAKAT INDERAPURA KABUPATEN PESISIR SELATAN (STUDI TENTANG SOCIAL CONTROL TOKOH MASYARAKAT DAN HUKUM PIDANA ISLAM)2025 · oai:ais:skripsi:17013