Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

Analisis Hermeneutika Paul Ricouer Terhadap Ukiran Singok Rumah Gadang Di Jorong Lundang, Panampuang, Agam

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Aqidah dan Filsafat Islam•6 dilihat · 7 unduhan

Abstrak

Skripsi ini berjudul “Analisis Hermeneutika Paul Ricouer Terhadap Seni Ukir Singok Rumah Gadang Indo Jalito di Jorong Lundang, Panampuang” disusun oleh Muhammad Rifki, NIM 4520020 Program Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi 2025. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seni ukir Minangkabau di Singok Rumah Gadang Indo Jalito, Jorong Lundang, Panampuang, melalui pendekatan hermeneutika Paul Ricoeur. Seni ukir Minangkabau bukan hanya karya estetis, tetapi juga medium yang sarat makna filosofis dan budaya. Dengan menggunakan teori hermeneutika Ricoeur dengan empat pendekatan, yaitu Objektivasi struktur teks, Distansiasi, Apropriasi dan Analogi Permainan. Penelitian ini mengungkap makna simbolis yang terkandung dalam ukiran tersebut dan relevansinya terhadap nilai-nilai budaya Minangkabau. Rumusan masalah dari penelitian ini yaitu, pertama Bagaimana eksitensi seni ukir Minangkabau di singok Rumah Gadang jorong Lundang, Panampuang? Kedua, Bagaimana makna seni ukir Minangkabau menurut hermeneutika Paul Ricouer? Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan Hermeneutika Paul Ricouer. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan seniman ukir, serta analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Pertama, eksistensi seni ukir Minangkabau di Singok Rumah Gadang Indo Jalito, Jorong Lundang, Panampuang, menunjukkan bahwa seni ini tetap bertahan sebagai bagian penting dari identitas budaya masyarakat Minangkabau. setiap motif ukiran di Singok Rumah Gadang Indo Jalito merepresentasikan falsafah hidup masyarakat Minangkabau, seperti prinsip kebersamaan, kebijaksanaan, dan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan Tuhan. Kedua, Seni ukir ini berfungsi sebagai ekspresi identitas budaya yang diwariskan lintas generasi. Pendekatan hermeneutika Paul Ricoeur memungkinkan interpretasi mendalam terhadap makna simbolis ukiran, sehingga memberikan perspektif baru dalam memahami seni tradisional Minangkabau. Melalui pendekatan hermeneutika Paul Ricoeur, makna seni ukir Minangkabau dianalisis melalui konsep objektivasi struktur teks, distansiasi, apropriasi, dan analogi permainan. Ukiran dipahami sebagai "teks" budaya yang memiliki struktur simbolik, dengan motif-motifnya mencerminkan nilai-nilai adat dan falsafah Minangkabau. Distansiasi memungkinkan ukiran dimaknai terlepas dari niat awal penciptanya, sedangkan apropriasi menjadikannya relevan bagi masyarakat sebagai simbol identitas budaya. Melalui analogi permainan, interpretasi ukiran bersifat dinamis, menciptakan dialog antara tradisi dan modernitas. Pendekatan ini menegaskan bahwa seni ukir Minangkabau adalah warisan budaya yang terus hidup dan berkembang.

Kata kunci

Minangkabau Woodcarving, Singok Rumah Gadang, Hermeneutics, Paul Ricoeur

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Analisis Hermeneutika Paul Ricouer Terhadap Ukiran Singok Rumah Gadang Di Jorong Lundang, Panampuang, Agam2025 · oai:ais:skripsi:16822