Abstrak
Hasil pengamatan yang dilakukan di masjid Al-Safar nagari Padang Laweh Agam bahwa Dari awal berdirinya masjid ini telah banyak menjalankan program-program berbasis islami yang di usung oleh pengurus DKM dengan tema memakmurkan masjid, pengurus sealu berupaya untuk terus mensejahterakan masjid dengan program-programnya, salah satu program yang dijalankan yaitu program jum’at berkah yang dilaksanakan setiap selesai menunaikan shalat ju’at. Jamaah yang hadir disajikan makanan kemudian berbinang-bincang di masjid, dengan tujuan mempererat tali silaturrahim antara jamaah dan jamaah dengan pengurus. Dari mulai aktifnya masjid ini dalam menjalankan aktifitas keagamaaan, dari hasil wawancara yang peneliti lakukan dengan pengurus masjid al-safar pengurus tersebut juga bekerjasama dengan pemuda untuk pertmakalinya mendirikan program pondok tahfizh yang alhamduillah masih berjalan hingga saat ini dengan berbagai pasang surut yang terjadi. Peneliti juga melihat kurangnya antusiasme masyarakat dalam memakmurkan masjid, hal ini peneliti lihat dari kurangnya respek masyarakat terhadap kegiatan kegiatan yang dilakukan oleh DKM masjid Al Safar, seperti pada pengajian dan program-program yang dijalankan oleh pengurus, Akan tetapi masyarakat yang hadir hanya beberapa orang saja, itupun hanya orang-orang yang sudah lanjut usia, dan yang tinggal di sekeliling masjid saja. Oleh karena itu peneliti tertarik ingin mengetahui tentang strategi komunikasi pengurus dalam meningkatan antusiasme masyarakat untuk memakmurkan masjid yang dilakukan oleh pengurus DKM AL-Safar di nagari Padang Laweh khususnya dalam meningkatkan antusiasme masyarakat terhadap kemakmuran masjid, karena dengan banyaknya partisipasi dari masyarakat atau jamaah maka dapat membuat masjid semakin makmur.