Abstrak
ABSTRAK Skirpsi ini disusun oleh Nurhalimah, NIM 3320240, Program Studi S1 Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, dengan judul “ Peran BMT dalam Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Muaro Putuih” Dunia usaha atau bisnis berkembang dengan sangat pesat. Perkembangan tersebut menjadi terjadi dalam semua sektor industry. Semua pelaku usaha bisnis berupaya keras untuk meningkatkan kualitas bisnisnya. Peningkatan kualitas bisnis bergantung pada informasi ekonomi yang biasa menjelaskan perkembangan bisnis tersebut. Lembaga keuangan syariah yang ruang lingkupnya mikro yaitu Baitu Maal Wat Tamwil yang semakin menunjukkan eksitensinya. Seperti halnya yang kita ketahui bank syariah, kegiatan BMT yaitu menghimpun dana dan menyalurkan dana kepada masyarakat sekitar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sudah sejauh manakah peran BMT dalam pengembangan usaha mikro kecil dan menengah di Muaro Putuih. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian Kualitatif. Sementara untuk teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, serta dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di BMT Agam Madani Tiku dan Muaro Putuih. Informan dalam penelitian ini adalah pihak pembiayaan BMT dan 4 nasabah bank BMT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran BMT Agam Madani Tiku dalam pengembangan usaha mikro kecil dan menengah di Muaro Putuih sudah sangat maksimal, hal ini dibuktikan dengan usaha masyarakat yang semakin berkembang yang awalnya usaha kecil sekarang sudah menjadi usaha besar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat kecil atau kurang mampu. BMT Agam Madani berusaha menghadapi problematika yang menghambat majunya usaha kecil dan menengah di muaro putuih. Dengan memberikan pembiayaan dan pelatihan-pelatihan dan mempermudah pelayanan pembiayaan di BMT Agam Madani Tiku maka dapat mengembangkan usaha mikro kecil dan menengah. Kata Kunci: Peran, Baitul Maal Wat Tamwill, Pengembangan usaha mikro.